UNU Yogyakarta Gelar Program Kosabangsa 2025 di Gunungkidul

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan tata kelola usaha.

UNU Yogyakarta Gelar Program Kosabangsa 2025 di Gunungkidul
Sosialisasi laporan keuangan bagi kelompok Batik Natural Art Giripurwo Purwosari Gunungkidul melalui program Kosabangsa 2025 UNU Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, GUNUNGKIDUL -- Universitas Nahdlatul Ulama Yogyakarta (UNU Yogyakarta) menggelar program Kosabangsa 2025. Melalui kolaborasi antara dunia akademik, masyarakat dan sektor usaha, program ini merupakan inisiatif strategis mewujudkan kemandirian ekonomi berkelanjutan berbasis potensi lokal dan teknologi tepat guna.

Ketua Pelaksana program Kosabangsa 2025 sekaligus dosen Program Studi Akuntansi, Zulfatun Ruscitasari M Acc, melalui siaran pers ke koranbernas.id, Kamis (6/11/2025), menjelaskan program Kosabangsa 2025 kali ini sebagai wujud dukungan terhadap Pemanfaatan Panel Surya dan IoT untuk Irigasi Kebun Pakan Gama Umami guna Mewujudkan Kemandirian Ekonomi Berkelanjutan di Kalurahan Giripurwo Gunungkidul.

"Kegiatan sudah kami lakukan pada tanggal 20 Agustus 2025 berupa sosialisasi laporan keuangan kepada Kelompok Batik Natural Art Kalurahan Giripurwo Kapanewon Purwosari Gunungkidul,” kata Zulfatun.

Tujuan kegiatan ini untuk meningkatkan kapasitas pengelolaan keuangan dan tata kelola usaha, khususnya dalam pencatatan, penyusunan dan pelaporan yang sederhana namun efektif dan akuntabel.

Tantangan ekonomi

Dia menyatakan pentingnya pengelolaan keuangan yang baik sebagai fondasi utama bagi keberlangsungan dan pertumbuhan usaha, terutama dalam menghadapi tantangan ekonomi yang dinamis. “Kegiatan ini menjadi bagian penting dari upaya pemberdayaan masyarakat yang tidak hanya fokus pada teknologi dan produksi, tetapi juga pada penguatan aspek manajerial seperti pencatatan keuangan,” ujarnya.

Sosialisasi diikuti anggota Kelompok Batik Natural Art dengan pendampingan teknis dari tim pelaksana yaitu Irwan Novianto M Eng selaku dosen Program Studi Teknik Elektro dan Septian Rico Hernawan M Eng selaku dosen Program Studi Teknik Komputer. Keduanya mendampingi peserta melakukan praktik pencatatan keuangan harian serta pengelolaan kas.

Selain dari UNU Yogyakarta, kegiatan tersebut memperoleh dukungan dari tim pendamping Universitas Gadjah Mada (UGM) yakni Prof Nafiatul Umami, Prof Bambang Suhartanto dan Rani Agustina Wulandari Ph D. Ketiganya terlibat aktif dalam perancangan serta memiliki alat paten yang akan diimplementasikan dalam program Kosabangsa.

Ketua Kelompok Batik Natural Art, Jumilah, menyampaikan apresiasi serta berharap pendampingan berkelanjutan dapat membantu kelompok batik lebih profesional mengelola usaha. “Kami berharap dengan dukungan ini, Batik Natural Art semakin mandiri,” katanya. (*)