Seleksi Jagabaya Tawangsari Digelar Terbuka, Umar Pinuji Raih Nilai Tertinggi
KORANBERNAS.ID, KULONPROGO — Proses penjaringan dan penyaringan Pamong Kalurahan Tawangsari untuk formasi Jagabaya berlangsung terbuka dan disaksikan langsung oleh masyarakat di Aula Kalurahan Tawangsari, Kapanewon Pengasih, Kabupaten Kulonprogo pada Rabu (24/6/2026).
Dalam ujian tertulis tersebut, Umar Pinuji meraih nilai tertinggi 70,80, mengungguli Novylia Cahyani yang memperoleh nilai 66,95.
Pelaksanaan seleksi dihadiri Panewu Pengasih Sunaryo, perwakilan Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa dan Keluarga Berencana (DPMDKB) Kabupaten Kulonprogo, Babinsa Kalurahan Tawangsari Pelda Supriyanta, Bhabinkamtibmas Kalurahan Tawangsari Aiptu Arif Wiyono, serta tokoh masyarakat dan warga.
Lurah Tawangsari, AKBP (Purn.) Tupar, mengatakan seluruh tahapan seleksi dilaksanakan sesuai ketentuan dengan mengedepankan prinsip keterbukaan. Transparansi diterapkan tidak hanya saat ujian berlangsung, tetapi juga dalam proses koreksi hasil.
Menurutnya, seluruh peserta menerima fotokopi lembar jawaban sebelum koreksi bersama dilakukan. Peserta juga dapat mencermati langsung hasil koreksi dan menyampaikan keberatan apabila ditemukan kekeliruan.
"Proses koreksi dilakukan secara terbuka sehingga hasilnya dapat diterima dan dipertanggungjawabkan oleh semua pihak," kata Tupar.
Ketua Panitia Penjaringan dan Penyaringan Pamong Kalurahan Tawangsari, Parman, menyatakan seluruh tahapan seleksi telah dilaksanakan sesuai peraturan yang berlaku. Ia berharap calon yang nantinya ditetapkan sebagai Jagabaya dapat segera beradaptasi dan bersinergi dengan pamong kalurahan dalam menjalankan tugas pemerintahan dan pelayanan masyarakat.
Parman menjelaskan, Jagabaya memiliki tugas membantu lurah sebagai pelaksana teknis di bidang pemerintahan, keamanan, ketertiban umum, perlindungan masyarakat, serta urusan keistimewaan bidang pertanahan dan tata ruang.
Panewu Pengasih Sunaryo menilai pelaksanaan seleksi tersebut menjadi contoh tata kelola pemerintahan kalurahan yang baik karena berlangsung terbuka dan dapat diawasi langsung oleh masyarakat.
"Transparansi menjadi faktor penting dalam setiap proses pengisian pamong kalurahan. Masyarakat dapat menyaksikan langsung pelaksanaan ujian maupun proses koreksi," ujarnya.
Pengamanan kegiatan dilakukan oleh unsur TNI dan Polri, yakni Babinsa Kalurahan Tawangsari Pelda Supriyanta dan Bhabinkamtibmas Kalurahan Tawangsari Aiptu Arif Wiyono, sehingga seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan tertib.
Sementara itu, Manager CV Marganta Jaya Sejahtera, R Hary Kurniawan, didampingi Sekretaris Eksekutif Rensalia Krisma Rivasiwi, mengatakan penyelenggara seleksi berupaya menjaga profesionalitas, objektivitas, dan integritas selama proses berlangsung.
Menurut Hary, materi ujian disusun dengan tingkat kesulitan sedang untuk mengukur pengetahuan, kemampuan berpikir analitis, dan pemecahan masalah yang dibutuhkan dalam penyelenggaraan pemerintahan kalurahan. (*)
Anung Marganto
