Kebumen Geopark Trail Run Diikuti 1.500 Pelari
Peserta yang sudah mendaftar, terbanyak dari Kebumen.
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Kebumen Geopark Trail Run yang akan digelar di Pantai Selatan Kabupaten Kebumen akhir Juni 2026, akan diikuti 1.500 pelari cross country atau lintas alam dari berbagai daerah di Indonesia.
“Kegiatan lari lintas alam tahunan ini digelar 27 Juni dan 28 Juni," kata Frans Haedar, Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kebumen, saat konferensi pers di Kantor Dinas Komunikasi dan Informatika Kebumen, Senin (15/6/2026).
Kegiatan lari lintas alam yang mulai diselenggarakan tahun 2022, menurut dia, pada penyelenggaraan tahun ini jumlah peserta dibatasi 1.500 orang. "Peserta yang sudah mendaftar terbanyak dari Kebumen disusul pelari dari Semarang 90 orang lebih," kata Frans Haedar didampingi Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kebumen, Wahyu Siswanti.
Lari lintas alam kali ini, jarak lari, 7 km, 17 km, 30 km dan 50 km. Jarak lari 50 km diikuti pelari profesional akan melewati pinggiran di pantai selatan Kecamatan Ayah dan Buayan.
Destinasi wisata
Lari 7 km pelari melewati dua desa dan dua destinasi wisata, jarak 17 km, akan melewati 3 desa dan 6 destinasi wisata, jarak 30 km rute melewati 4 desa dan 8 destinasi wisata, jarak 50 km rute melewati 8 desa dan 13 destinasi wisata.
“Panitia akan memberi kompensasi kepada pengelola wisata yang dilewati peserta. Kompensasi seorang pelari Rp 3.000," kata Frans Haedar.
Panitia telah menyiapkan segala upaya untuk keselamatan peserta dan pertolongan pertama, jika terjadi insiden kecelakaan. Karena itu, ada tenaga dokter dengan kompetensi menangani insiden kecelakaan, seperti dalam bencana alam. "Lomba dimulai jam 02:00 pagi," tambahnya.
Menurut Frans, kegiatan ini memberi dampak ekonomi, khusus usaha kuliner dan penginapan di Karangbolong dan sekitarnya. Peserta akan memanfaatkan usaha kecil menengah kuliner dan penginapan serta hotel. (*)
Nanang W Hartono
