Puluhan Mahasiswa Kebumen Unjuk Rasa di Pendopo Kabumian

Mereka menuntut bertemu bupati untuk diskusi mengenai masalah sosial ekonomi.

Puluhan Mahasiswa Kebumen Unjuk Rasa di Pendopo Kabumian
Unjuk rasa mahasiswa di Kebumen. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Puluhan mahasiswa Kebumen tergabung dalam organisasi PMII dan GMNI, Senin (15/6/2026), unjuk rasa di Pendopo Kabumian. Mereka menuntut perbaikan ekonomi dan bertemu Bupati Kebumen Lilis Nuryani.

Di awal orasi, perwakilan mereka menuntut perbaikan ekonomi nasional, seperti evaluasi program Makan Bergizi Gratis (MBG), kenaikan harga BBM subsidi serta mempertanyakan angka kemiskinan di kabupaten itu yang bertambah.

Hampir satu jam mereka berorasi, tidak ada informasi mereka diterima Lilis Nuryani, mereka menuntut bertemu bupati untuk diskusi mengenai masalah sosial ekonomi di Kebumen.

"Sekarang jam kerja, kami ingin ketemu bertemu biyunge," ujar seorang orator. Dalam sejumlah program kerjanya, Lilis Nuryani menyebut biyunge sebagai tagline program kerjanya.

DPRD Kebumen

Wakil Bupati Kebumen H Zaeni Miftah yang menerima pengunjuk rasa memberi informasi Bupati Lilis Nuryani sedang berada di Rembang.

Dari Pendopo Kabumian, mahasiswa meneruskan unjuk rasa di DPRD Kebumen. Di depan pintu gerbang DPRD Kebumen yang sudah tertutup, mereka menyampaikan tuntutan yang sama perbaikan ekonomi.

Diperoleh informasi, surat pemberitahuan menyampaikan pendapat mahasiswa hari itu hanya ke Pendopo Kabumian dengan jumlah massa 100 orang. Meskipun demikian, Polres Kebumen melakukan pengamanan di DPRD Kebumen.

Awalnya, perwakilan mahasiswa akan diterima di ruang rapat bupati oleh Wakil Bupati Kebumen Zaeni Miftah, Sekretaris Daerah Kebumen Edi Rianto dan sejumlah kepala dinas. Karena pengunjuk rasa hanya mau bertemu bupati Kebumen,  rencana itu dibatalkan. (*)