Lima Musisi Independen Siap Rayakan Kolaborasi Indonesia-Prancis
Kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta merepresentasikan sinergi unik.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Semangat kolaborasi lintas budaya kembali terjalin di Yogyakarta melalui gelaran Fête de la Musique 2026. Kelana Swara Ambarrukmo bersama Institut Français Indonesia (IFI) LIP Yogyakarta ini akan menampilkan perayaan musik internasional yang memadukan pertunjukan musik dengan kreativitas multidisiplin, Sabtu (20/6/2026).
Acara yang digelar di IFI LIP Yogyakarta, Sagan, tersebut akan menampilkan lima musisi independen asal Yogyakarta yakni Autumn Hopes, Buktu, The Jorans, Akadama & the Yoyo Connections, serta Cherish. Kehadiran mereka diharapkan menjadi representasi berkembangnya skena musik independen Yogyakarta yang terus melahirkan karya-karya baru dan relevan.
Creator/Producer Kelana Swara Ambarrukmo, Daniel Bagas, Kamis (11/6/2026) menjelaskan, kolaborasi dengan IFI LIP Yogyakarta menjadi wujud sinergi antara penggerak ekosistem musik independen dengan institusi budaya yang aktif memperkuat hubungan Indonesia dan Prancis.
“Kolaborasi antara Kelana Swara Ambarrukmo dan IFI LIP Yogyakarta merepresentasikan sinergi unik antara penggerak ekosistem musik independen Yogyakarta dengan institusi budaya yang aktif mendorong pertukaran Indonesia-Prancis,” jelasnya.
Lintas disiplin
Mengambil inspirasi dari Fête de la Musique yang pertama kali lahir di Prancis pada 1982, kegiatan ini menjadi ruang perjumpaan budaya yang menghubungkan musik, kreativitas dan kolaborasi lintas disiplin. "Musik dipilih sebagai medium utama karena dinilai universal, inklusif serta mampu menjembatani berbagai latar belakang budaya," jelasnya.
Selain konser musik, Fête de la Musique 2026 juga akan menghadirkan berbagai aktivitas interaktif hasil kolaborasi jaringan mitra Kelana Swara Ambarrukmo dengan fasilitas IFI LIP Yogyakarta. Gameloft akan menggelar Song Pop Contest yang menguji pengetahuan musik peserta dalam suasana santai dan menyenangkan, sedangkan Whatthedeck, pop-up bar milik PORTA by Ambarrukmo, akan melengkapi atmosfer perayaan melalui pengalaman bersantai bagi para pengunjung.
Melalui penyelenggaraan Fête de la Musique 2026, kedua institusi berharap dapat memperluas jejaring kreatif, memperkuat semangat kolaborasi, sekaligus menghadirkan pengalaman budaya yang inklusif bagi masyarakat.
"Momentum tersebut juga diharapkan semakin mempererat hubungan budaya Indonesia dan Prancis melalui bahasa universal bernama musik," ungkapnya.
Gratis
Fête de la Musique 2026 akan berlangsung mulai pukul 16:00 hingga 23:00 di IFI LIP Yogyakarta, Jalan Sagan Nomor 3. Acara ini terbuka secara gratis untuk seluruh kalangan masyarakat.
Kelana Swara Ambarrukmo merupakan intellectual property dari Ambarrukmo Group yang berfokus pada pengembangan ekosistem musik dan platform kreatif multidisiplin.
Sebelumnya, mereka telah menggelar program berKelana di Bandung dan Bali pada 2024, serta meluncurkan album “Sojourn” pada Februari 2026 dengan pendekatan sound art dan wellness. Sementara IFI LIP Yogyakarta merupakan lembaga budaya dan pendidikan yang aktif mengembangkan kegiatan seni, pendidikan, serta pertukaran budaya Indonesia-Prancis.
Sementara itu, Direktur IFI Yogyakarta, Margaux Nemmouchi, menyebutkan pihaknya secara konsisten mendukung berbagai program seni, budaya dan edukasi yang mempertemukan komunitas kreatif.
Menyatukan visi
"Kerja sama dengan Kelana Swara Ambarrukmo dinilai mampu menyatukan visi untuk membangun jembatan budaya antara Indonesia dan Prancis melalui penguatan ekosistem musik independen," ungkapnya.
Menurutnya, acara ini tidak hanya sekadar pertunjukan musik, tetapi juga menjadi medium pertukaran nilai budaya lintas negara. Di saat yang sama, kegiatan tersebut semakin memperkuat posisi Yogyakarta sebagai pusat kreativitas yang terbuka terhadap pengaruh budaya internasional tanpa meninggalkan identitas lokal. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
