Susun Strategi, PAN Bantul Siap Rebut Kursi di Tiap Dapil
PAN Bantul menyiapkan strategi merebut kembali kursi DPRD yang hilang setelah tiga pemilu terakhir. Konsolidasi kader dan rekrutmen dini menjadi kunci menuju Pemilu 2029
KORANBERNAS.ID, BANTUL--PAN Bantul mulai menyusun strategi besar untuk mengembalikan kejayaannya di panggung politik Kabupaten Bantul. Setelah perolehan kursi DPRD terus menurun dalam tiga pemilu terakhir hingga hanya menyisakan dua kursi pada Pemilu 2024, partai berlambang matahari itu kini membidik kebangkitan dengan target meraih satu kursi di setiap daerah pemilihan (dapil) pada Pemilu 2029.
Komitmen tersebut ditegaskan Ketua DPD PAN Bantul, Herry Fahamsyah, dalam Rapat Kerja Daerah (Rakerda), pengukuhan ketua DPC PAN se-Bantul, serta pelantikan relawan anggota DPR RI Totok Daryanto di Waroeng Omah Sawah (WOS), Sewon, Sabtu (25/7/2026).
Selain Totok Daryanto, Rakerda PAN Bantul turut dihadiri anggota Fraksi PAN DPRD Bantul, jajaran pengurus, kader, relawan, dan simpatisan partai.
Bagi PAN Bantul, konsolidasi organisasi kali ini bukan sekadar agenda internal, melainkan titik awal membangun kembali kekuatan politik setelah tren penurunan kursi selama tiga pemilu terakhir. Dengan penguatan mesin partai, rekrutmen kader sejak dini, serta bergabungnya kembali sejumlah tokoh senior, PAN optimistis mampu mengembalikan kursi yang hilang pada Pemilu 2029.
Menurut Herry, PAN Bantul sebenarnya masih memiliki basis dukungan yang cukup besar. Pada Pemilu 2024, PAN mengantongi 43.750 suara. Namun, distribusi suara yang belum merata membuat partai tersebut hanya memperoleh dua kursi DPRD.
”Kalau dari segi suara pada Pemilu 2024 kami memperoleh 43.750 suara, tetapi kursi yang didapat hanya dua. Karena itu kami merapatkan barisan, menjaga soliditas, dan menyiapkan berbagai langkah agar PAN kembali kuat dengan target satu dapil satu kursi,” ujarnya.
Bangun Mesin Partai hingga TPS
Untuk mencapai target tersebut, PAN Bantul mulai memperkuat struktur organisasi dari tingkat Dewan Pimpinan Cabang (DPC), Dewan Pimpinan Ranting (DPRt), hingga pembentukan relawan di setiap Tempat Pemungutan Suara (TPS).
Pengukuhan pengurus DPC hasil Musyawarah Cabang menjadi bagian dari konsolidasi organisasi agar mesin partai bekerja lebih efektif menjelang tahapan politik mendatang.
Selain penguatan struktur, PAN juga menyiapkan rekrutmen calon legislatif lebih awal. Herry menegaskan, proses penjaringan tidak hanya mempertimbangkan popularitas, tetapi juga kapasitas, integritas, dan komitmen terhadap ideologi partai.
PAN Bantul juga mulai memanfaatkan pemetaan data pemilih secara lebih terukur di setiap daerah pemilihan sebagai dasar penyusunan strategi politik yang lebih efektif.
Rangkul Kembali Tokoh Senior
Salah satu langkah yang dinilai strategis adalah membangun kembali komunikasi dengan para tokoh senior yang pernah membesarkan PAN di Bantul.
Dalam kesempatan tersebut, sejumlah tokoh menyatakan kembali bergabung dengan PAN, di antaranya mantan anggota DPRD Bantul H.R. Ichwan Thamrin, Teguh Imam Santosa, politisi senior Hj. Sri Murtinah, pengusaha nasional Bambang Sugiarto, serta Miss Bantul 2024 Najwa Sugiarto.
“Alhamdulillah para senior malam ini menyatakan kembali bergabung dengan PAN dan siap berjuang bersama membesarkan partai,” kata Herry.
Bergabungnya kembali sejumlah kader senior dinilai menjadi suntikan energi baru bagi PAN Bantul untuk memperkuat jaringan politik sekaligus memperluas basis dukungan masyarakat.
DPW PAN DIY Optimistis Target Tercapai
Ketua DPW PAN Daerah Istimewa Yogyakarta, Dr. R. Agung Setyawan, menyambut positif menguatnya konsolidasi internal PAN Bantul. Menurutnya, bergabungnya kembali kader lama dan hadirnya relawan baru menjadi modal penting menghadapi Pemilu 2029.
“Pesan saya, terus berkonsolidasi, perkuat barisan, tetap kompak dan solid,” ujar Agung yang juga menjabat Bupati Kulonprogo. (*)
Sariyati Wijaya
