Bursa Buku Menandai HUT ke-8 Perkumpulan Sastrawan Jawa Bantul Paramarta

Salah satu program kegiatannya adalah menerbitkan satu buku setiap tahun.

Bursa Buku Menandai HUT ke-8 Perkumpulan Sastrawan Jawa Bantul Paramarta
Launching buku dalam rangka HUT ke-8 Paramarta Bantul. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Perkumpulan Sastrawan Jawa Bantul (PSJB) Paramarta mengadakan peringatan hari ulang tahun (HUT) ke-8 di RM Bu Tala, Dagan Timbulharjo Sewon.

Ketua Ketua PSJB Paramarta, Bambang Nugroho, melalui siaran pers ke redaksi koranbernas.id, Senin (18/11/2025), menjelaskan acara telah dilaksanakan Sabtu (15/11/2025) silam. "Kami menggelar acara sederhana berupa kedhuk tumpeng,” kata Bambang.

Acara itu juga ditandai launching buku dan bursa buku, pembacaan geguritan, pembacaan dongeng, tembang macapat serta bincang ringan tentang perkembangan dan masa depan sastra Jawa, yang diikuti sekitar 60 orang anggota serta tamu undangan.

Dijelaskan, PSJB Paramarta lahir 24 Oktober 2017 ditandai dengan bertemunya para penulis dan pengarang sastra Jawa di Kabupaten Bantul yang difasilitasi Dinas Kebudayaan (Kundha Kabudayan) Kabupaten Bantul.

Lebih kreatif

Keberadaan para penulis, pengarang sastra Jawa di Kabupaten Bantul yang belum pernah saling bertemu, menggelar sarasehan, waktu itu. Hasilnya berupa gagasan untuk membentuk wadah bernama PSJB Paramarta sebagai media koordinasi, informasi, motivasi, edukasi maupun inspirasi.

“Para penulis, pengarang sastra Jawa di Bantul bisa lebih kreatif, inovatif serta produktif menghasilkan karya-karyanya serta bisa diapresiasi oleh masyarakat sebagai upaya pelestarian dan pengembangan bahasa dan sastra Jawa,” katanya.

Saat ini, menurut Bambang Nugroho, anggota PSJB Paramarta tercatat 65 orang, terdiri dari para penulis aktif dan setengah aktif dengan latar pendidikan dari tamatan sekolah lanjutan atas sampai guru besar. Selain sebagai penulis pekerjaan pokok lainnya adalah guru, dosen, karyawan maupun pensiunan.

Salah satu program kegiatannya adalah menerbitkan satu buku setiap tahunnya, mengadakan workshop atau pelatihan menulis serta mengisi berbagai kegiatan bahasa dan sastra bersama instansi terkait maupun komunitas seni lainnya. (*)