Pengurus Definitif PKB Sleman Gelar Santunan Anak Yatim
Bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memperkuat keimanan dan ketakwaan serta nilai-nilai kepedulian sosial di momentum bulan Muharram.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Jajaran Pengurus Definitif DPC Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Sleman bersama Pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Sleman menggelar kegiatan Santunan Anak Yatim dan Doa Asyura, Jumat (26/6/2026), di Sentono, Kalurahan Tamanmartani Kapanewon Kalasan.
Kegiatan yang berlangsung dalam suasana khidmat dan penuh kekeluargaan ini menjadi bentuk rasa syukur sekaligus ikhtiar memperkuat keimanan dan ketakwaan serta nilai-nilai kepedulian sosial di momentum bulan Muharram, yang dikenal sebagai salah satu bulan yang dimuliakan dalam Islam.
“Santunan diberikan kepada anak-anak yatim sebagai wujud komitmen PKB untuk terus hadir di tengah masyarakat, tidak hanya melalui perjuangan politik, tetapi juga melalui aksi-aksi kemanusiaan dan sosial,” ungkap Tri Nugroho SE, Ketua Definitif DPC PKB Sleman.
Dia menyampaikan, Muharam merupakan bulan yang penuh keberkahan dan menjadi momentum yang tepat untuk memperbanyak amal kebajikan dan menjauhi keburukan dengan berbagi kebahagiaan dengan anak-anak yatim.
Bulan Muharram adalah bulan yang penuh berkah dan kemuliaan. Di bulan ini, kita dianjurkan untuk memperbanyak amal saleh, salah satunya dengan menyantuni anak yatim.
Jajaran Pengurus Definitif DPC PKB Sleman bersama Pengurus DPAC PKB se-Kabupaten Sleman membaca doa Asyura. (istimewa)
“Semoga kegiatan ini membawa keberkahan bagi kita semua, menguatkan rasa kepedulian, serta menjadi pengingat bahwa politik harus senantiasa berpihak kepada nilai-nilai kemanusiaan dan kemaslahatan umat," ujar Tri Nugroho.
Selain penyerahan santunan, rangkaian kegiatan juga diisi dengan pembacaan doa Asyura yang dipanjatkan bersama sebagai ikhtiar memohon keselamatan, keberkahan dan kemudahan bagi masyarakat, bangsa, serta seluruh keluarga besar PKB.
Melalui kegiatan ini, DPC PKB Sleman berharap semangat berbagi dan gotong royong terus tumbuh di tengah masyarakat. Momentum Muharram diharapkan tidak hanya menjadi peringatan pergantian tahun Hijriah, tetapi juga menjadi ajang memperkuat solidaritas sosial, meningkatkan kepedulian terhadap sesama, serta meneguhkan komitmen PKB sebagai partai yang dekat dengan rakyat dan senantiasa mengedepankan nilai-nilai keislaman, kebangsaan, dan kemanusiaan. (*)
---
