Membincangkan Buku Cerkak Esemmu Nambahi Tatu

Membincangkan Buku Cerkak Esemmu Nambahi Tatu
Membincangkan buku cerita cekak di Balai Bahasa Yogyakarta dilaksanakan Senin (27/4/2026). (Istimewa).
Membincangkan Buku Cerkak Esemmu Nambahi Tatu

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Satu buku cerita cekak, atau sering disingkat menjadi cerkak, berjudul ‘Esemmu Nambahi Tatu’, karya Yonas Suharyono, seorang penulis sastra Jawa, yang tinggal di Cilacap, akan dibincangkan, Senin, 27 April 2026, pkl. 10.00 WIB di Balai Bahasa Yogyakarta, Jl. I Dewa Nyoman Oka No.34, Kotabaru, Kec. Gondokusuman, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55224

Sastra Bulan Purnama dan Balai Bahasa Yogyakarta bekerja sama menyelenggarakan bincang buku Sastra Jawa, menghadirkan narasumber Dhanu Priyo Prabowo, peneliti Sastra Jawa, dan Bayu Saptomo, penulis Sastra Jawa, dan bertindak sebagai moderator Indro Suprobo, penulis, editor dan penerjemah. Dua pembaca akan membacakan cerkak karya Yonas Suharyano untuk membangun suasana diskusi, Savitri Damayanti, alumni Jurusan Sastra Jawa FIB UGM akan membaca cerkak berjudul ‘Untu Truwelu’, dan Warisman, penulis Sastra Jawa dan jurnalis, membacakan cerkak berjudul ‘Ebeg Sangkal Putung’

Yonas Suharyono (Mbah Hari) lahir di Gunungkidul, 11 April 1959. Mantan guru SMP Negeri 1 Cilacap. Tinggal di Jl. Jatiwangi No. 03 rt 04/03 Tritih Kulon, Cilacap 53233. Menulis cerpen, puisi, dan laporan wisata sejak 1977 ketika kelas 3 SPG Bopkri Ponjong, Gunungkidul. Pernah mengajar di SD Sunggingan dekat rumah di Ponjong, lalu pindah ke Cilacap pada 1984. Pernah juga 'nyantrik' di Bikima asuhan Ragil Suwarna Pragolapati.

Buku yang sudah diterbitkan: Burung Gagak di Pohon Cendana (kumcerpen), Musikalisasi Puisi (pembelajaran apresiasi puisi), Wayang Lembah Dawul (novel anak), Gagak Awulu Merak (kumpulan cerkak), Kajiret (novel bahasa Jawa), Esemmu Nambahi Tatu. Beberapa antologi puisi, cerpen, opini bersama para penyair, sastrawan Indonesia dalam berbagai komunitas terbit di tahun berbeda-beda.

Ketika di Yogya sering diselenggarakan Lomba BRTV (Bintang Radio dan Televisi), Yonas  sebagai finalis Bintang Radio dan Televisi DIY jenis keroncong tahun 1982. Pendidikan seni musik diambil di IKIP Yogyakarta tahun 1981, S1 PBSID di UMP Purwokerto tahun 1998, S2 di Magister Manajemen Pendidikan Unsoed Purwokerto tahun 2005. Saat ini masih aktif menulis di beberapa harian/kalawarti.

Buku cerkak karya Yonas memuat 22 cerita cerkak (Cerkak), secara lepas-lepas sudah dipubilkasikan di media cetak berbahasa Jawa, yang terbit di Yogya dan Jawa Timur. Yonas memang produktif menulis karya sastra Jawa berupa geguritan, cerkak dan novel.

Ons Untoro, Koordinator Sastra Bulan Purnama menyebutkan, diskusi buku cerkak karya Yonas Suharyono merupakan rangkaian kegiatan Sastra Bulan Purnama, yang diselenggarakan setiap bulan. Namun, kegiatan diskusi dipisahkan dari pertunjukan sastra.

“Diskusi sastra memerlukan intensitas berbeda dibandingkan dengan pertunjukan sastra, karena itu keduanya tidak bisa disatukan. Pembacaan karya dalam diskusi lebih untuk membangun imajinasi agar peserta diskusi mengenali cerkak yang didiskusikan,” kata Ons Untoro. (*)