Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY, Total Hadiah Rp 22 Juta Menanti Peserta Terbaik
Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY 2026 resmi dibuka. Pendaftaran gratis hingga 25 Agustus dengan total hadiah Rp22 juta dan puncak acara digelar 12 September di Yogyakarta
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY 2026 resmi dibuka dan mengundang para pegiat sastra, seniman, hingga masyarakat umum untuk ambil bagian. Ajang yang digagas Rumah Kreatif Bintang Yogyakarta ini menawarkan konsep berbeda dari musikalisasi puisi dengan menonjolkan kekuatan teatrikal dan seni pertunjukan panggung berbasis puisi. Selain menjadi ruang berekspresi, festival ini juga menyediakan total hadiah sebesar Rp22 juta bagi para penampil terbaik.
Ketua Panitia, Ana Ratri Wahyuni, mengatakan festival ini dirancang untuk memperkaya khazanah seni pertunjukan sekaligus membuka ruang eksplorasi baru dalam membawakan karya sastra di atas panggung.
Menurutnya, puisi tidak hanya dibacakan, tetapi juga dapat dihidupkan melalui unsur teater, tata artistik, gerak tubuh, hingga pengolahan visual sehingga pesan yang terkandung di dalamnya menjadi lebih kuat dan menyentuh penonton.
“Festival ini diharapkan menjadi ruang bagi para peserta untuk menggali berbagai unsur pertunjukan sehingga puisi mampu hadir sebagai karya panggung yang utuh dan memiliki daya pukau,” ujarnya.
Festival ini terbuka bagi peserta perseorangan maupun kelompok dari wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta dan Jawa Tengah tanpa dipungut biaya pendaftaran.
Pendaftaran Dibuka Hingga 25 Agustus
Pendaftaran berlangsung mulai 20 Juli hingga 25 Agustus 2026 secara daring. Selama periode tersebut, peserta diwajibkan mengirimkan video rekaman pertunjukan puisi berdurasi antara 7 hingga 17 menit.
Video yang dikirim akan melalui proses kurasi oleh tim kurator untuk memilih 10 penampil terbaik yang berhak tampil pada puncak Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY 2026.
Kesepuluh finalis kemudian akan tampil secara langsung di hadapan dewan juri yang menentukan para pemenang.
Panitia menyediakan hadiah dengan total Rp22 juta, terdiri atas:
- Juara I: Rp7 juta
- Juara II: Rp5 juta
- Juara III: Rp3 juta
- Tujuh penampil terbaik lainnya masing-masing memperoleh apresiasi Rp1 juta.
Wajib Membawakan Puisi Karya Dhenok Kristianti
Seluruh peserta diwajibkan memilih karya dari buku puisi "Apa Sumpahmu?!" karya penyair senior Dhenok Kristianti sebagai materi pertunjukan.
Buku tersebut dapat diakses melalui tautan yang tersedia pada laman pendaftaran sehingga seluruh peserta memiliki kesempatan yang sama dalam menyiapkan penampilan terbaiknya.
Dhenok Kristianti merupakan sastrawan kelahiran Yogyakarta, 25 Januari 1961, yang telah aktif mewarnai dunia sastra Indonesia sejak pertengahan 1970-an.
Namanya dikenal luas melalui berbagai karya puisi serta sejumlah buku, di antaranya Ini Kunci Kata Namanya, Setelah Ingar-bingar, Dalam Kepungan Gelombang, hingga Apa Sumpahmu?! yang dipersembahkan untuk Bali.
Prestasinya juga tidak sedikit. Pada 2019, Dhenok meraih Juara I Penulisan Puisi Esai Tingkat ASEAN melalui karya berjudul Mary Jane dan Maut. Ia juga menerima Penghargaan Bali Jani Nugraha IV dari Pemerintah Provinsi Bali pada 2022. Saat ini Dhenok bermukim di kawasan Prambanan, Klaten.
Puncak Festival Hadirkan Ni Putu Putri Suastini
Puncak Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY 2026 akan digelar pada 12 September 2026. Selain menjadi ajang penjurian final, acara tersebut juga akan menghadirkan tokoh seni dan sastra nasional Ni Putu Putri Suastini.
Istri Gubernur Bali I Wayan Koster itu dijadwalkan membacakan puisi fenomenal karya Dhenok Kristianti berjudul "Sumpah Kumbakarna", yang menjadi salah satu daya tarik utama festival tahun ini.
Panitia berharap kehadiran Putri Suastini semakin memperkuat posisi festival sebagai ruang apresiasi sastra yang mampu mempertemukan seniman lintas daerah sekaligus memperluas kecintaan masyarakat terhadap puisi sebagai seni pertunjukan. (*)
Jadwal Festival Pertunjukan Puisi Jateng dan DIY 2026
- 20 Juli–25 Agustus 2026: Pendaftaran dan pengiriman video
- 28 Agustus 2026: Pengumuman 10 finalis
- 30 Agustus 2026: Technical meeting
- 12 September 2026: Puncak festival dan penjurian
Siaran Pers
