Musim Kemarau Datang, Disperindag Sleman Pastikan Air Minum Isi Ulang Aman Dikonsumsi

Disperindag Sleman mengawasi lima depot air minum isi ulang di Prambanan untuk memastikan keamanan produk dan mengantisipasi meningkatnya kebutuhan air bersih saat musim kemarau akibat El Nino.

Musim Kemarau Datang, Disperindag Sleman Pastikan Air Minum Isi Ulang Aman Dikonsumsi
Kepala Dinas Perindustrian dan Perdagangan Kabupaten Sleman, Dwi Wulandari, menjelaskan pengawasan lima depot air minum isi ulang di Kapanewon Prambanan dilakukan untuk memastikan keamanan produk sekaligus mengantisipasi meningkatnya kebutuhan masyarakat selama musim kemarau akibat fenomena El Nino. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN – Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Sleman mengawasi lima Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU) di Kapanewon Prambanan untuk memastikan keamanan air minum bagi masyarakat yang diperkirakan menghadapi peningkatan kebutuhan selama musim kemarau akibat fenomena El Nino.

"Pengawasan diprioritaskan di wilayah Prambanan yang diperkirakan berpotensi mengalami kekeringan sehingga kebutuhan masyarakat terhadap air minum isi ulang diprediksi meningkat," kata Kepala Disperindag Sleman, Dwi Wulandari, dalam kegiatan pengawasan Depot Air Minum Isi Ulang (DAMIU), Kamis (23/7/2026).

"Langkah ini dilakukan untuk memastikan masyarakat memperoleh air minum isi ulang yang diproduksi sesuai standar keamanan, higiene, dan sanitasi, sehingga hak konsumen atas produk yang aman tetap terlindungi," lanjutnya.

Dwi menjelaskan, pengawasan juga bertujuan memastikan pelaku usaha memenuhi seluruh ketentuan perizinan dan menerapkan proses produksi sesuai standar. Dengan demikian, masyarakat dapat memperoleh air minum isi ulang yang aman dan berkualitas, terutama ketika permintaan meningkat pada musim kemarau.

Selama Juli 2026, Disperindag memeriksa lima DAMIU di Kapanewon Prambanan, yakni Banyu Mili dan Nada Tirta di Kalurahan Madurejo, Ash Shofa di Kalurahan Bokoharjo, Dwi Water di Kalurahan Sumberharjo, serta Aghna Tirta Mandiri di Kalurahan Madurejo.

Hasil pengawasan menunjukkan masih ada sejumlah pelaku usaha yang perlu melengkapi persyaratan administrasi. Persyaratan tersebut meliputi penyesuaian KBLI 11052 pada Nomor Induk Berusaha (NIB), verifikasi teknis industri, pembuatan akun Sistem Informasi Industri Nasional (SIINas), pengurusan Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS), hingga izin pemanfaatan air tanah bagi usaha yang menggunakan sumur bor.

"Disperindag Kabupaten Sleman akan terus melakukan pembinaan dan pendampingan kepada pelaku usaha DAMIU agar seluruh persyaratan dapat dipenuhi. Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kualitas pengelolaan usaha, memperkuat perlindungan konsumen, serta meningkatkan daya saing industri air minum olahan di Kabupaten Sleman," ujar Dwi.

Ia menegaskan pengawasan DAMIU merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Sleman dalam melindungi masyarakat sekaligus memastikan produk yang beredar memenuhi standar keamanan dan kualitas. Karena itu, pelaku usaha didorong terus meningkatkan standar produksi, higiene, sanitasi, dan kepatuhan terhadap perizinan.

Sementara itu, Ketua Tim Kerja Pengawasan dan Pengendalian Industri Disperindag Sleman, Rahmat Wicaksono, mengatakan seluruh depot yang diperiksa masih beroperasi aktif dengan segmen konsumen yang beragam, mulai rumah tangga, warung makan, warung minuman, reseller, hingga perusahaan swasta.

"Hasil pengawasan menunjukkan seluruh pelaku usaha masih menjalankan aktivitas usaha secara aktif, dan karakteristik usahanya pun beragam. Mereka juga memiliki jaringan konsumen yang beragam, mulai dari rumah tangga, warung makan, warung minuman, reseller, hingga perusahaan swasta. Volume penjualan DAMIU yang diperiksa berkisar antara 20 hingga 100 galon per hari," kata Rahmat.

Menurutnya, sebagian besar depot telah memiliki sarana produksi yang memadai, seperti tandon air, pompa, tabung filter, filter berbahan stainless steel, lampu ultraviolet (UV), ozonizer, mesin Reverse Osmosis (RO), mesin pencuci galon, serta tangki penampung air hasil produksi.(*)