Yaa Qawiyyu 2026 Targetkan Sebar 9 Ton Apem di Jatinom

Yaa Qawiyyu 2026 Targetkan Sebar 9 Ton Apem di Jatinom
Camat Jatinom Agus Sunyata memimpin Rapat Koordinasi Pelaksana Perayaan Yaa Qawiyyu 2026 di Aula Kantor Kecamatan Jatinom, Selasa (7/7/2026), sebagai persiapan rangkaian tradisi yang akan berlangsung pada 23-31 Juli 2026. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN — Perayaan Yaa Qawiyyu 2026 di Kecamatan Jatinom, Kabupaten Klaten, menargetkan penyebaran sebanyak 9 ton apem pada puncak acara yang digelar 31 Juli 2026. Tradisi tahunan yang berlangsung selama sembilan hari itu akan dimulai pada 23 Juli mendatang.

"Perayaan berlangsung dari 23 hingga 31 Juli. Tahun ini kami menargetkan penyebaran 9 ton apem pada puncak acara 31 Juli. Apem tersebut berasal dari kecamatan dan masyarakat," ujar Camat Jatinom Agus Sunyata usai Rapat Koordinasi Pelaksana Perayaan Yaa Qawiyyu 2026 di Aula Kantor Kecamatan Jatinom, Selasa (7/7/2026).

Agus menjelaskan, rangkaian kegiatan akan diawali dengan napak tilas yang dimulai dari halaman Kantor Kecamatan Jatinom menuju Masjid Gedhe, Makam Ki Ageng Gribig, dan Oro-oro Jatinom. Kegiatan tersebut mengangkat kembali sejarah perjalanan Ki Ageng Gribig sepulang dari ibadah haji yang diyakini menyebarkan pasir dari Tanah Suci di wilayah Jatinom.

Selama penyelenggaraan, masyarakat juga akan disuguhkan berbagai kegiatan, antara lain kirab budaya desa dan pendidikan, pertunjukan reog dan jatilan, karnaval drum band dan marching band, pawai gerobak dan karapan sapi, ketoprak pelajar, kirab gunungan apem, midodareni, car free night, kenduri seni, hingga puncak penyebaran apem. Pada 28 Juli tidak dijadwalkan kegiatan karena bertepatan dengan Hari Jadi Kabupaten Klaten.

Agus menambahkan, penyelenggaraan tahun ini melibatkan dua kepanitiaan, yakni Pengelola Pelestarian Peninggalan Kyai Ageng Gribig (P3KAG) dan panitia Kecamatan Jatinom. Meski demikian, keduanya tetap berpedoman pada tujuan utama perayaan, yakni melestarikan tradisi sekaligus memperkuat syiar keagamaan.

Untuk mendukung kelancaran kegiatan, ruas jalan di kawasan pertigaan Jatinom mulai depan SD Negeri Jatinom hingga Pasar Gabus akan ditutup dan arus lalu lintas dialihkan selama rangkaian acara berlangsung.

Kepala Bagian Operasi Polres Klaten Kompol Suharjo mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap aksi pencopetan yang berpotensi terjadi saat keramaian.

Sementara itu, Kapolsek Jatinom AKP Damin memastikan rekayasa lalu lintas akan diterapkan selama perayaan guna menjaga keamanan dan kelancaran arus kendaraan. (*)