PSO Dongkrak Minat Naik Kereta ke Bandara, Hampir 909 Ribu Penumpang Gunakan KA YIA Reguler
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Skema subsidi pemerintah melalui Public Service Obligation (PSO) dinilai semakin mendorong masyarakat beralih ke transportasi publik. Hal itu tercermin dari tingginya penggunaan KA Bandara YIA Reguler yang melayani 908.898 penumpang selama Januari hingga Juni 2026 atau naik 5,05 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
PT Railink (KAI Bandara) mencatat, sepanjang semester pertama 2026, total pengguna layanan KA Bandara di Daerah Istimewa Yogyakarta mencapai 1.343.663 penumpang. Jumlah tersebut terdiri atas 908.898 penumpang KA Bandara YIA Reguler dan 434.765 penumpang KA Bandara YIA Xpress.
Direktur Utama KAI Bandara, Porwanto Handry Nugroho, dalam keterangannya, Selasa (7/7/2026), mengatakan peningkatan pelanggan pada layanan reguler menunjukkan semakin tingginya kepercayaan masyarakat terhadap moda transportasi kereta api sebagai akses menuju Bandara Internasional Yogyakarta (YIA).
"KA Bandara terus berkomitmen menghadirkan layanan transportasi yang mampu mendukung mobilitas masyarakat maupun wisatawan di Yogyakarta. Peningkatan jumlah pelanggan pada layanan KA Bandara YIA Reguler menjadi indikator bahwa masyarakat semakin memilih kereta api sebagai moda transportasi menuju bandara maupun pusat Kota Yogyakarta," ujar Porwanto.
Ia menjelaskan, dukungan pemerintah melalui skema PSO pada layanan KA Bandara YIA Reguler menjadi salah satu faktor yang memperluas akses masyarakat terhadap transportasi publik dengan tarif yang lebih terjangkau. Kebijakan tersebut sekaligus mendorong peralihan masyarakat dari kendaraan pribadi ke moda transportasi massal yang lebih efisien.
Selain menjadi penghubung menuju dan dari Bandara Internasional Yogyakarta, layanan KA Bandara juga berkontribusi dalam mendukung sektor pariwisata dan perekonomian DIY. Konektivitas yang cepat, nyaman, dan tepat waktu dinilai mempermudah mobilitas wisatawan maupun masyarakat.
Sementara itu, layanan KA Bandara YIA Xpress tetap menjadi pilihan bagi penumpang yang mengutamakan waktu tempuh lebih singkat menuju bandara. Selama enam bulan pertama tahun ini, layanan tersebut melayani 434.765 penumpang.
"Ke depan, KAI Bandara berkomitmen meningkatkan kualitas layanan melalui optimalisasi operasional, penguatan pelayanan pelanggan, serta pengembangan layanan berbasis digital agar pengalaman perjalanan semakin mudah, aman, dan nyaman," ungkapnya.
KAI Bandara juga mengimbau penumpang untuk menjaga barang bawaan selama perjalanan. Perusahaan telah menyediakan layanan lost and found bagi penumpang yang kehilangan barang.
Selain itu, calon penumpang pesawat diimbau tiba di bandara minimal tiga jam sebelum penerbangan internasional dan dua jam sebelum penerbangan domestik untuk mengantisipasi proses keberangkatan. (*)
Yvesta Putu Ayu Palupi
