Ratusan Ribu Lowongan Kerja Luar Negeri Masih Kosong, Pemerintah Siapkan PMI Terampil
KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan Muhaimin Iskandar mengungkapkan masih terdapat sekitar 357 ribu peluang kerja di luar negeri yang belum terisi oleh Pekerja Migran Indonesia (PMI).
Dari total kebutuhan tenaga kerja sebanyak 653 ribu orang pada 2025, baru sekitar 296 ribu yang berhasil ditempatkan.
"Peluang kerja di luar negeri tahun 2025 sebanyak 653 ribu, yang terisi baru 296 ribu," kata Muhaimin saat membuka Talent Day, Job Fair 2026 Kebumen dan Pekerja Migran Indonesia (PMI) Expo di Kebumen, Kamis (25/6/2026).
Menurut Muhaimin, pemerintah terus menyiapkan calon pekerja migran melalui peningkatan keterampilan yang disesuaikan dengan kebutuhan negara tujuan.
Sumber tenaga kerja tersebut antara lain berasal dari lulusan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) dan Sekolah Menengah Atas (SMA).
Selain peningkatan kompetensi, pemerintah juga memperkuat perlindungan PMI dengan memastikan perusahaan penempatan pekerja migran memiliki legalitas yang jelas.
Langkah itu dilakukan untuk meminimalkan risiko yang dihadapi pekerja selama bekerja di luar negeri.
Perhatian pemerintah juga diberikan kepada para purna PMI melalui berbagai program yang dijalankan Kementerian Perlindungan Pekerja Migran Indonesia setelah mereka kembali ke Tanah Air.
Sementara itu, Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan Talent Day, Job Fair, dan PMI Expo yang digelar Kementerian Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan bersama Pemerintah Kabupaten Kebumen bertujuan memperluas wawasan masyarakat mengenai peluang bekerja di luar negeri secara aman dan sesuai prosedur.
Menurutnya, bekerja di luar negeri dapat menjadi salah satu pilihan untuk meningkatkan kesejahteraan keluarga. Namun masyarakat diminta tidak tergiur tawaran pekerjaan yang tidak jelas dan selalu menempuh jalur resmi.
"Masyarakat selalu memilih jalur yang resmi dan legal. Jangan sampai tergiur oleh janji-janji yang tidak jelas," tegas Lilis.
Ia menambahkan Pemkab Kebumen berkomitmen memberikan perlindungan kepada PMI melalui berbagai program dan kerja sama dengan berbagai pihak.
"Kami ingin setiap warga Kebumen yang bekerja di luar negeri dapat berangkat dengan aman, bekerja dengan tenang, dan kembali ke kampung halaman dengan membawa manfaat bagi keluarga serta daerahnya," tutupnya.
Lilis juga mengajak perusahaan, dunia usaha, lembaga pendidikan, lembaga pelatihan, dan seluruh pemangku kepentingan untuk memperkuat kolaborasi dalam menyiapkan generasi muda yang terampil dan siap menghadapi perkembangan zaman. (*)
Nanang W Hartono
