Terima SK, DPD PSI Kota Yogyakarta Target 6 Kursi Dewan
Pengurus menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah organisasi.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- DPD Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Kota Yogyakarta resmi menerima SK dari DPP PSI. Sebagai ketua Heri Nugroho, Wakil Ketua Jevon Diaz Putra, Sekretaris Etika Susilawati S Pd, Wakil Sekretaris Panji Sadewa dan Bendahara Ari Prasetyowati.
Melalui siaran pers ke koranbernas.id, Kamis (18/6/2026), Ketua DPD PSI Kota Yogyakarta Heri Nugroho mengatakan penyerahan SK dilakukan secara langsung oleh Ketua DPW PSI Daerah Istimewa Yogyakarta, H Sunaryanta, di kantor DPW PSI DIY Jalan Langensari Nomor 30 Gondokusuman Kota Yogyakarta, Selasa (16/6/2026) silam, dalam acara yang berlangsung penuh semangat dan optimisme.
Dalam sambutannya, Sunaryanta menyampaikan penyerahan SK ini merupakan bentuk legitimasi organisasi sekaligus amanah bagi seluruh jajaran pengurus DPD PSI Kota Yogyakarta untuk semakin memperkuat konsolidasi partai hingga ke tingkat akar rumput.
“Dengan diterimanya SK ini, saya berharap seluruh pengurus dan kader PSI Kota Yogyakarta dapat bekerja lebih solid, lebih dekat dengan masyarakat, serta menghadirkan solusi nyata bagi berbagai persoalan warga. Kita harus mulai bekerja dari sekarang untuk menyongsong kemenangan pada Pemilu 2029,” ujarnya.
Amanah organisasi
Sementara itu, jajaran pengurus DPD PSI Kota Yogyakarta menyatakan kesiapan untuk menjalankan amanah organisasi serta memperkuat struktur partai di seluruh wilayah Kota Yogyakarta.
"Fokus utama yang akan dilakukan adalah penguatan kaderisasi, perluasan basis dukungan masyarakat, serta peningkatan program-program yang menyentuh kebutuhan warga secara langsung,"kata Heri.
Sebagai bagian dari target politik menuju Pemilu 2029, DPD PSI Kota Yogyakarta menetapkan sasaran strategis untuk meraih target 6 kursi dewan yakni 5 kursi DPRD Kota Yogyakarta dan 1 kursi DPRD Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY).
Target tersebut diyakini dapat dicapai melalui kerja keras, konsolidasi yang berkelanjutan, serta dukungan masyarakat terhadap gagasan dan program PSI.
Sariyati Wijaya
