Kloter 7 YIA Kembali, Tiga Jamaah Haji Asal Bantul Meninggal

Keberhasilan menunaikan Ibadah haji merupakan karunia Allah SWT yang harus terus disyukuri.

Kloter 7 YIA Kembali, Tiga Jamaah Haji Asal Bantul Meninggal
Kedatangan jamaah haji asal Kabupaten Bantul kloter 7 YIA, Rabu (10/6/2026) sore. (sariyati wijaya/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, BANTUL -- Jamaah haji dari Kabupaten Bantul kembali dari tanah suci, Rabu (10/6/2026) sore. Rombongan yang tergabung dalam kelompok terbang (kloter) 7 YIA itu begitu tiba di Pendopo Parasamya Kantor Bupati Bantul lansung disambut Wakil Bupati Aris Suharyanta beserta jajaran.

Jumlah jamaah yang datang 350 orang diangkut menggunakan sembilan armada bus. Keluarga jamaah yang sudah menunggu tampak antusias mengabadikan momen kedatangan mereka dengan ponsel mereka. Begitu keluar bus, tangis haru langsung memenuhi lokasi di mana para jamaah dan keluarga  tampak saling berpelukan melepas rindu.

“Atas nama Pemerintah Kabupaten Bantul, saya mengucapkan selamat datang kembali di Kabupaten Bantul Bumi Projotamansari kepada seluruh jamaah haji. Keberhasilan menunaikan ibadah haji merupakan karunia Allah SWT yang harus terus disyukuri. Semoga amal ibadah haji yang dilaksanakan mendapat pahala keberkahan dan menjadi haji dan hajah yang mabrur. Selamat berkumpul dengan keluarga masing-masing,” kata Aris.

Wakil Bupati berharap pengalaman spiritual yang telah didapatkan selama di tanah suci dapat menjadi bekal berharga untuk meningkatkan ketakwaan dan keimanan. Semoga predikat haji yang disandang dapat terus dipertahankan jadi implementasikan dalam kehidupan sehari-hari.

Jamaah haji termuda asal Kabupaten Bantul, Vania Ullaya (14). (sariyati wijaya/koranbernas.id)

“Dan kepada Jemaah haji yang meninggal kami turut berduka cita. Semoga amal ibadahnya diterima, diampuni segala dosa dan mendapat tempat terbaik di sisi Allah SWT. Bagi keluarga yang ditinggal diberi ketabahan dan keikhlasan,” katanya.

Sementara Kabag Kesra Setda Bantul, Pambudi Arifin Rakhman menjelaskan jamaah haji kloter 7 YIA mestinya berjumlah 352 namun dua meninggal dunia yakni Hj Sri Suwarni (66) binti Reso Warsito asal Kretek RT 7 Parangtritis yang meninggal Sabtu 30 Mei di rumah sakit King Faisal.

Lalu Hj Sardjijem binti Djo Sentono (79) dari Tangkil RT 008, Muntuk Dlingo  meninggal Selasa 9 Juni 2026 di Rumah Sakit King Abdullah.Kemudian untuk  kloter 8 akan tiba Jumat (12/6/2026) pukul 01:00 dengan total 354 jamaah.

Sabtu (13/6/2026) pukul 14:00 akan tiba jamaah haji Kloter 9 YIA dengan jumlah Jemaah 353 orang dari seharusnya 354 jamaah. Satu orang meninggal atas nama Hj Sudjinem Djoyo Sumarto (93) asal Dusun Sragan RT 006 Trirenggo Bantul yang meninggal 8 Juni di RS Spesialis Al-Noor.

Rukun haji

“Jumlah jamaah haji yang meninggal ada tiga orang dari Kabupaten Bantul. Dan semua rukun haji sudah ditunaikan semua oleh para almarhumah,” tambahnya. Ditambahkan jika secara keseluruhan jamaah haji yang kembali ke Bantul dalam kondisi sehat dan terus dilakukan pemantauan.

Jamaah termuda Vania Ullaya (14) mengaku senang bisa kembali ke Bantul. “Perasaanku senang banget bisa kembali ketemu keluarga. Alhamdulilah banyak pengalaman ibadah yang saya jalani disan. Selama 4 hari bisa berjalan 10 kilometer ke Jamarat untuk lempar jumrah,” kata siswi SMP IT AS Salam Sanden tersebut.

Dia berangkat ke tanah Suci bersama sang ibu untuk menggantikan dan mewujudkan impian sang ayah yang wafat Maret 2025. (*)