Ansor Mencetak Kader Militan bukan Karbitan

Ansor Mencetak Kader Militan bukan Karbitan

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO -- Kaderisasi menjadi program prioritas yang dijalankan PC GP Ansor Kulonprogo. Pemuda Ansor Kulonprogo saat ini terus tumbuh dan responsif  menjadi potensi kekuatan sekaligus tantangan besar dalam mengawal ahlussunnah wal jamaah.

Wakil Sekjen PP GP Ansor Ulil Archam kepada koranbernas.id Jumat (20/5/2022) di Kantor SMK Ma'arif 1 Wates Kulonprogo mengatakan Ansor dan Banser secara berjenjang melakukan kaderisasi.

Salah satunya melalui Pelatihan Kader Lanjutan (PKL) yang  merupakan lanjutan dari Pelatihan Kader Dasar (PKD) Ansor. Sedangkan Kursus Banser lanjutan (Susbalan) merupakan lanjutan dari Pendidikan dan Pelatihan Dasar (Diklatsar) banser.

“Baik Ansor dan Banser secara berjenjang melakukan kaderisasi dengan penguatan baik di tingkat dasar, lanjutan maupun pimpinan guna menguatkan ahlussunnah wal jamaah,” kata Ulil.

Ulil menegaskan Ansor itu berkhidmat di masyarakat atau dengan kata lain Ansor melayani masyarakat.

“Melayani masyarakat itu sesuai dengan pandangan Ansor adalah bagaimana menjaga semangat kebangsaan dan nasionalisme agar bersama masyarakat dapat menjaga dari paham radikalisme,” tegasnya.

Staf Ahli Bupati Kulonprogo Bidang SDM Bambang Sutrisno mengatakan kegiatan tersebut  merupakan tindakan selangkah lebih maju. Dengan dibekali iptek dan wawasan kebangsaan termasuk prinsip dan karakter kepemimpinan, kader GP Ansor kelak dapat menjadi pemimpin yang cerdas, bijak, berkualitas dan sederhana.

“Setiap episode sejarah perjalanan bangsa  GP Ansor punya peran dan posisi strategis dalam pergantian kepemimpinan nasional,” kata Bambang Sutrisno.

Ketua Umum PC GP Ansor Kulonprogo Mukti Amri mengungkapkan Ansor-Banser terus bergerak melakukan rekrutmen dan kaderisasi anak muda untuk menjadi bagian penting dalam gerakan besar memperkokoh Nahdlatul Ulama sebagai ormas kebangsaan.

“Kaderisasi Pelatihan Kepemimpinan Lanjutan (PKL) dan Kursus Banser Lanjutan (Susbalan), untuk kader terbaiknya, guna meningkatkan pemahaman tentang ke-NU-an dan Ke-Indonesia-an dalam satu tarikan nafas,” ungkap Amri.

Militan

Program Kaderisasi bagi Ansor sangat vital dan strategis, guna menaikkan pengetahuan terutama kader Ansor yang sudah ikut Pelatihan Kepemimpinan Dasar (PKD) dan Kader Banser yang sudah mengikuti Pendidikan, Latihan Dasar (Diklatsar).

Hal ini juga menjadi sarana bagi tim kaderisasi PC GP Ansor Kulonprogo untuk melihat potensi bakat kader, agar mampu membawa Ansor - Banser Kabupaten Kulonprogo sesuai marwah organisasi, mencetak kader yang militan bukan yang karbitan.

“Untuk meningkatkan pengetahuan tentang ke-NU-an dan kebangsaan, maka dirasa sangat perlu kader Ansor - Banser mengikut pengkaderan dari bawah hingga tuntas, maka dari itu tidak akan goyah dan tak termakan isu-isu radikalis, yang paling penting juga untuk mencetak kader yang benar-benar militan selalu siap kapan pun itu jika ulama memanggil atau bangsa ini membutuhkan,” tandas Gus Amri. (*)