Margoyoso Memadukan Al-Quran dengan Ekstrakurikuler Beragam

Margoyoso Memadukan Al-Quran dengan Ekstrakurikuler Beragam
Foto bersama para tamu undangan bersama pengurus TKA-TPA-TQA-MDT Margoyoso serta pengukuhan pengurus Organisasi Siswa Intra Madrasah (OSIM)  (Muhammad zukhronnee ms/koranbernas.id)
Margoyoso Memadukan Al-Quran dengan Ekstrakurikuler Beragam

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Menyambut Ramadhan 1446 H, TKA-TPA-TQA-MDT Margoyoso Yogyakarta meluncurkan serangkaian program penguatan pembinaan santri melalui pengukuhan Organisasi Santri Intra Madrasah (OSIM) dan program ekstrakurikuler unggulan.

"Kami ingin mempersiapkan generasi muda untuk kelanjutan estafet kepemimpinan. Pemuda hari ini adalah harapan kita pada masa mendatang," ungkap Ustad Muhsonef, pembina TKA-TPA-TQA-MDT Margoyoso di sela peluncuran program yang digelar di Gedung Puri Dwipari, Wirogunan, Mergangsan, Yogyakarta, Minggu (23/2/2025).

Ia menambahkan, pembentukan OSIM khusus untuk santri usia SMP ke atas merupakan langkah strategis dalam mempersiapkan kader pengembang program pada masa depan. Kesuksesan Margoyoso tidak lepas dari konsistensinya dalam mengembangkan pendidikan Al-Quran. Saat ini, lembaga tersebut telah memiliki empat pusat pendidikan yang tersebar di Kota Yogyakarta. Bahkan, TKA-TPA-TQA-MDT Margoyoso telah menerbitkan buku panduan mengajar yang telah didistribusikan ke seluruh Indonesia sebagai rujukan dalam mendidik membaca Al-Quran.

Ismaryono, Pelaksana Seksi PD Pontren Kemenag Kota Yogyakarta, mengapresiasi langkah-langkah yang telah dilakukan Margoyoso. "TKA-TPA Margoyoso telah memberikan kontribusi positif yang signifikan, khususnya dalam memberikan pendampingan serta pendidikan kepada generasi muda di Yogyakarta. Prestasi mereka di tingkat nasional membuktikan hal tersebut," ujarnya.

Sementara itu, Tri Sumardiyati, Kepala Bagian Bina Mental Spiritual Pemda DIY yang hadir mewakili Gubernur DIY, menekankan pentingnya peran santri dalam pembangunan bangsa. "Sejarah mencatat bahwa santri dan ulama menjaga keutuhan bangsa. Pendidikan tidak hanya tentang keilmuan, tetapi juga menanamkan kepedulian sosial pada masyarakat," tegasnya.

TKA-TPA-TQA-MDT Margoyoso juga telah meluncurkan website lembaga pendidikan Al-Quran unggulan yang memungkinkan pemantauan kegiatan pembelajaran secara daring.

Meski menghadapi kendala keterbatasan gedung, lembaga ini terus melakukan pembangunan secara bertahap setelah berhasil memiliki tanah sendiri. "Program ini diharapkan dapat mewujudkan generasi cerdas, religius, dan berdedikasi untuk kemajuan bangsa," tutup Tri Sumardiyati. 

Dengan berbagai terobosan ini, Margoyoso membuktikan keseriusannya dalam memadukan pendidikan agama dengan pengembangan kompetensi modern, menjawab tantangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman. Pencapaian Margoyoso di ajang nasional, mulai dari partisipasi di Bandung tahun 2022 hingga prestasi di Lampung tahun 2024, menjadi bukti nyata keberhasilan pendekatan pendidikan yang mereka terapkan. 

Pengukuhan OSIM dan peluncuran program baru ini diharapkan semakin memperkuat posisi Margoyoso sebagai lembaga pendidikan Al-Quran unggulan di Yogyakarta. (*)