Caca Candrika,Desainer Magelang yang Memukau Jogja Fashion Parade 2025 dengan Gaun Daur Ulang

Tidak hanya menampilkan gaun-gaun ballgown mewah, Caca juga mempersembahkan sebuah gaun pesta yang istimewa. Gaun ini menggabungkan limbah botol plastik yang didaur ulang dengan sentuhan elegan

Caca Candrika,Desainer Magelang yang Memukau Jogja Fashion Parade 2025 dengan Gaun Daur Ulang
Caca tampil memukau dengan gaun-gaun karyanya di Jogja Fashion Parade pertengahan Februari. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA--Caca Candrika, desainer asal Magelang, berhasil mencuri perhatian di Jogja Fashion Parade (JFP) 2025 yang digelar di Sleman City Hall Yogyakarta pada Sabtu, 15 Februari 2025. Gaun pestanya yang unik, dengan detail dari bahan daur ulang sampah plastik, mendapatkan apresiasi tinggi dari para penonton.

Tidak hanya menampilkan gaun-gaun ballgown mewah, Caca juga mempersembahkan sebuah gaun pesta yang istimewa. Gaun ini menggabungkan limbah botol plastik yang didaur ulang dengan sentuhan elegan, mengubah sampah menjadi karya seni bernilai tinggi.

“Ide ini telah saya kembangkan selama lebih dari setahun, dan akhirnya terwujud menjadi karya nyata di JFP 2025,” ungkap Caca, pemilik brand Cacagown.

Lebih dari sekadar daur ulang, Caca juga melibatkan seniman penyandang autis, Saga Craft dari Tegal Arum Borobudur Magelang, dalam pembuatan gaun ini. Dengan bimbingan Hadi Prayitno, karya ini menjadi simbol kepedulian lingkungan sekaligus pemberdayaan seniman berkebutuhan khusus.

Cacagown telah dikenal selama 10 tahun terakhir dengan koleksi ballgown-nya yang mewah. Gaun-gaun karya Caca, memberikan kesan putri kerajaan dan seringkali menjadi pilihan utama untuk acara pernikahan, gala, atau red carpet.

Koleksi terbaru Caca di tahun 2025 ini tetap mempertahankan ciri khas ballgown, namun dengan sentuhan inovatif berupa detail daur ulang sampah botol plastik. Karya ini membuktikan bahwa gaun mewah dan ramah lingkungan dapat berjalan seiring.

Mengikuti Passion

Caca memulai karirnya di dunia fesyen pada tahun 2014. Sebelumnya, ia bekerja sebagai PNS di bidang Verifikator Keuangan Pemerintah Daerah Kabupaten Magelang. Setelah 8 tahun mengabdi sebagai PNS, Caca memutuskan untuk mengikuti passion-nya dan fokus pada pembuatan gaun.

Inspirasi Caca dalam membuat gaun berasal dari komik Jepang Manga Pansy yang ia gemari sejak kecil. Kecintaannya pada gaya fashion ala putri kerajaan akhirnya membawanya pada kesuksesan seperti sekarang ini.

Caca menjual gaun pengantinnya secara online, memungkinkan pelanggannya dari seluruh Indonesia, bahkan luar Jawa, untuk memiliki gaun impiannya. Baginya, menjadi desainer adalah kesempatan untuk bertemu dengan berbagai tipe pelanggan dengan selera yang berbeda, sehingga membuat desain Cacagown semakin variatif dan menarik.

Kesuksesan Caca tidak hanya ia nikmati sendiri. Ia juga senang karena Cacagown telah menjadi tempat bekerja bagi belasan karyawan dari desa setempat. Dari hobi yang menghasilkan, Caca memberikan manfaat bagi keluarga dan lingkungan sekitarnya.

Kisah Caca Candrika adalah inspirasi bagi banyak orang. Ia membuktikan bahwa dengan passion, kerja keras, dan kepedulian terhadap lingkungan serta sesama, seseorang dapat meraih kesuksesan dan memberikan dampak positif bagi masyarakat. (*)