Gotong Royong Bangun Desa, KBMKB ke-34 Sasar Infrastruktur dan RTLH di Klaten
KORANBERNAS.ID, KLATEN – Program Karya Bhakti Mandiri Klaten Bersinar (KBMKB) ke-34 Tahun Anggaran 2026 resmi dimulai di Desa Malang Jiwan, Kecamatan Kebonarum pada Jumat (26/6/2026).
Selama hampir satu bulan ke depan, program kolaborasi antara pemerintah, TNI, Polri, dan masyarakat tersebut akan membangun jalan sepanjang 570 meter, talud, serta merehabilitasi tiga rumah tidak layak huni (RTLH).
Pembukaan KBMKB dipimpin Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Klaten Jaka Purwanto mewakili Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Lapangan Desa Malang Jiwan.
Hadir dalam kegiatan itu jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), staf ahli bupati, Forkopimcam Kebonarum, kepala desa se-Kecamatan Kebonarum, perangkat desa, BPD, PKK, serta tokoh masyarakat dan tokoh agama.
Perwira pelaksana KBMKB ke-34, Kapten Inf Eka Atmaja, mengatakan kegiatan berlangsung mulai 26 Juni hingga 23 Juli 2026. Program fisik meliputi betonisasi jalan sepanjang 570 meter dengan lebar 3 meter dan tebal 12 sentimeter, pembangunan talud sepanjang 98 meter dengan lebar 30 sentimeter dan tinggi 2,35 meter, serta rehabilitasi tiga unit RTLH.
Selain pembangunan fisik, KBMKB juga menghadirkan program nonfisik berupa penyuluhan wawasan kebangsaan dan administrasi kependudukan.
Sebanyak 87 personel dilibatkan setiap hari dalam pelaksanaan program tersebut, terdiri atas 30 anggota TNI, lima personel Polri, dua teknisi, lima perangkat desa, dan 45 warga masyarakat.
Dalam sambutan tertulis yang dibacakan Pj Sekda Jaka Purwanto, Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan KBMKB.
Menurutnya, program yang kini memasuki penyelenggaraan ke-34 itu bukan sekadar kegiatan pembangunan rutin, melainkan gerakan sosial dan pemberdayaan masyarakat yang bertumpu pada semangat gotong royong.
"Program ini menjadi bukti bahwa pembangunan akan lebih cepat, efektif, dan berkelanjutan ketika pemerintah dan masyarakat berjalan beriringan dalam satu tujuan," kata Dia.
Ia mengajak masyarakat Desa Malang Jiwan menjaga hasil pembangunan agar manfaatnya dapat dirasakan dalam jangka panjang.
"Apa yang dibangun hari ini harus dapat dirasakan manfaatnya dalam jangka panjang. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan KBMKB ini sebagai momentum memperkuat persatuan dan solidaritas sosial," ujarnya.
"Jangan pernah lelah bergotong royong, jangan pernah berhenti saling membantu, karena kekuatan terbesar masyarakat Indonesia sejak dulu hingga sekarang adalah kebersamaan," lanjutnya.
Pembukaan KBMKB ke-34 juga ditandai dengan penyerahan peralatan kerja oleh Pj Sekda Jaka Purwanto kepada personel lapangan serta penandatanganan naskah pelaksanaan kegiatan bersama Kasdim 0723/Klaten Mayor Inf Ismail Syahrudin. (*)
Masal Gurusinga
