Safari Jumat di Gamping, Wabup Danang Tekankan Kebersamaan dan Kewaspadaan Sosial
Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengajak masyarakat memperkuat silaturahmi, budaya tabayun, dan peran jaga warga saat Safari Jumat di Masjid Al Mukarom, Gamping. Pemkab Sleman juga menyalurkan bantuan Rp22,569 juta untuk masjid dan warga.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN — Wakil Bupati Sleman Danang Maharsa mengajak masyarakat menjaga silaturahmi, memperkuat kebersamaan, serta membudayakan tabayun dalam kehidupan bermasyarakat. Menurutnya, hubungan antarsesama tidak boleh dibatasi oleh jabatan maupun status sosial.
"Safari Jumat harus dimaknai lebih dari sekadar agenda seremonial. Momentum ini menjadi sarana mempererat silaturahmi, mendengar aspirasi masyarakat, dan menjaga kebersamaan," ujar Danang Maharsa saat kegiatan Safari Jumat di Masjid Al Mukarom, Dusun Salakan, Kalurahan Trihanggo, Kapanewon Gamping, Sleman, Jumat (24/7/2026).
Danang mengatakan, jabatan di pemerintahan merupakan amanah yang memiliki batas waktu. Karena itu, nilai empati, kerukunan, dan semangat tepo seliro harus terus dijaga dalam kehidupan bermasyarakat.
Ia juga mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan lingkungan melalui penguatan peran jaga warga serta membiasakan tabayun sebelum mempercayai maupun menyebarkan informasi.
Kegiatan Safari Jumat yang diselenggarakan Pemerintah Kabupaten Sleman tersebut dipimpin langsung Wakil Bupati Danang Maharsa bersama jajaran perangkat daerah dan pimpinan instansi terkait. Agenda ini menjadi wadah silaturahmi sekaligus ruang dialog antara pemerintah daerah dan masyarakat untuk menyerap aspirasi serta memperkuat kondusivitas wilayah.
Pada kesempatan itu, Pemkab Sleman juga menyalurkan bantuan gotong royong senilai Rp22.569.000 untuk Masjid Al Mukarom. Bantuan dihimpun dari Baznas Kabupaten Sleman, Pemkab Sleman, BPD DIY, Kapanewon Gamping, PDAM, Bank Sleman, Bank Sleman Syariah, Kementerian Agama Kabupaten Sleman, Kalurahan Trihanggo, serta infak jemaah.
Selain bantuan bagi masjid, disalurkan pula santunan kepada dua warga yang membutuhkan melalui dana ZIS Kapanewon Gamping.
Melalui kegiatan tersebut, Pemkab Sleman berharap Masjid Al Mukarom terus berkembang sebagai pusat kegiatan keagamaan, sosial, dan pembinaan generasi muda di lingkungan setempat. (*)
Nila Hastuti
