Alumni UGM Motivasi Siswa Kulonprogo Kejar Pendidikan Tinggi

Alumni UGM Motivasi Siswa Kulonprogo Kejar Pendidikan Tinggi
Sekretaris Pengcab KAGAMA Kulonprogo, Budi Hartono, memberikan motivasi kepada peserta Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) di SMA Negeri 1 Lendah, Kulonprogo, Senin (13/7/2026). Melalui program KAGAMA Peduli Pendidikan, para alumni UGM mengajak siswa berani bermimpi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi. (anung marganto/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KULONPROGO - Pengurus Cabang Keluarga Alumni Universitas Gadjah Mada (KAGAMA) Kulonprogo mengajak siswa baru berani bermimpi melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi melalui program KAGAMA Peduli Pendidikan yang digelar dalam rangkaian Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 2026.

Program hasil kolaborasi dengan Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kabupaten Kulonprogo dan Bank BPD DIY Cabang Wates itu berlangsung pada 13–16 Juli 2026 di tujuh sekolah di Kulonprogo. Materi yang diberikan mencakup penguatan karakter, literasi digital, literasi keuangan, wawasan kebangsaan, pengenalan profesi, hingga berbagi pengalaman para alumni UGM.

Ketua Pengcab KAGAMA Kulonprogo, Triyono, mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian alumni kepada masyarakat melalui dunia pendidikan. Ia berharap para siswa tidak ragu bercita-cita menempuh pendidikan tinggi meski berasal dari keluarga sederhana.

"Saya berasal dari keluarga petani dan sejak kecil bercita-cita kuliah di Universitas Gadjah Mada. Kami ingin menunjukkan bahwa latar belakang keluarga bukan penghalang untuk meraih pendidikan tinggi. Yang dibutuhkan adalah kerja keras, disiplin, dan tidak mudah menyerah," kata Triyono, yang kini menjabat Sekretaris Daerah Kabupaten Kulonprogo pada Senin (13/7/2026)..

Sekretaris Pengcab KAGAMA Kulonprogo, Budi Hartono, juga berbagi pengalaman selama aktif di organisasi kemahasiswaan, termasuk Resimen Mahasiswa (Menwa). Menurutnya, pengalaman tersebut menjadi bekal kepemimpinan yang bermanfaat hingga mengantarkannya dipercaya memimpin Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Kulonprogo.

Alumni Fakultas Hukum UGM, Sutrisno, menceritakan perjuangannya diterima di UGM setelah tiga kali mengikuti seleksi masuk perguruan tinggi. Setelah lulus, ia sempat berkarier di BRI sebelum memilih mengembangkan usaha secara mandiri.

Sementara itu, Anung Marganto memperkenalkan berbagai peluang karier bagi lulusan Fakultas Hukum, mulai dari hakim, jaksa, advokat, notaris, akademisi, hingga legal officer di perusahaan maupun instansi pemerintah. Menurutnya, keberhasilan di bidang hukum tidak hanya ditentukan kemampuan akademik, tetapi juga integritas, etika, dan kemauan untuk terus belajar.

Program tersebut mendapat sambutan positif dari peserta. Aprilia, siswi kelas X SMA Negeri 1 Lendah, mengaku semakin termotivasi untuk melanjutkan pendidikan ke Fakultas Hukum UGM setelah mendengar kisah perjuangan para alumni.

Melalui program KAGAMA Peduli Pendidikan yang menjadi bagian dari kolaborasi DWP Mengajar 2026, para alumni berharap semakin banyak pelajar Kulonprogo berani bercita-cita melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi dan kembali berkontribusi bagi daerah. (*)