Moora Cookies Camilan Sehat dari Ekstrak Kulit Manggis

Melalui produk Moora Cookies, tim siswa SMA Negeri 1 Purworejo menghadirkan soft cookies.

Moora Cookies Camilan Sehat dari Ekstrak Kulit Manggis
Naura Hasna Annida Ramadhani dan Rahmah Tsany Cahyadewi, siswi kelas 11 SMAN 1 Purworejo menunjukkan camilan sehat Moora Cookies. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Dua pelajar SMAN 1 Purworejo berhasil menciptakan camilan sehat dari tepung pisang dan ekstrak kulit manggis. Keduanya adalah Naura Hasna Annida Ramadhani dan Rahmah Tsany Cahyadewi. Camilan sehat tersebut diberi label Moora Cookies dan mampu meramaikan dunia UMKM Kabupaten Purworejo.

"Sebagai generasi muda kami mencoba melahirkan inovasi yang memadukan pangan sehat, kepedulian lingkungan dan pelestarian budaya. Melalui produk Moora Cookies, tim siswa SMA Negeri 1 Purworejo menghadirkan soft cookies yang memanfaatkan tepung pisang dan ekstrak kulit manggis sebagai bahan utama," jelas Rahmah Tsany Cahyadewi, Jumat (10/7/2026), di sekolah.

Menurutnya, kedua bahan baku tersebut berasal dari hasil samping UMKM lokal yang selama ini belum dimanfaatkan optimal. Moora Cookies dikembangkan sebagai alternatif camilan yang tidak hanya memiliki cita rasa lezat, tetapi juga memberikan nilai tambah pada limbah pangan yang masih berpotensi bisa dimanfaatkan.

"Tepung pisang dipilih karena mengandung serat yang baik bagi tubuh, sedangkan ekstrak kulit manggis dikenal memiliki kandungan antioksidan alami," tambahnya.

Keunikan Moora Cookies tidak berhenti pada penggunaan bahan bakunya. Produk ini juga dikemas dengan konsep edukasi budaya melalui desain kemasan yang mengangkat unsur kearifan lokal Indonesia.

"Inovasi ini lahir dari kepedulian terhadap dua persoalan yang sering ditemui, yaitu masih banyaknya hasil samping UMKM yang belum dimanfaatkan secara maksimal serta perlunya inovasi pangan yang lebih bernilai. Moora Cookies diharapkan dapat mendukung pengurangan limbah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi bahan lokal," tambahnya.

Mampu bersaing

Sani, sapaannya, menambahkan selain fokus pada aspek kesehatan dan keberlanjutan, Moora Cookies juga memiliki potensi sebagai produk kewirausahaan yang mampu bersaing di pasar.

Pemanfaatan bahan lokal menjadi salah satu bentuk dukungan terhadap UMKM sekaligus membuka peluang terciptanya produk pangan inovatif yang memiliki identitas khas Indonesia.

Pengembangan Moora Cookies menjadi bagian dari upaya mendorong lahirnya inovasi berbasis potensi daerah. Produk ini menunjukkan bahan yang sering dianggap sebagai limbah dapat diolah menjadi makanan bernilai tinggi melalui kreativitas, riset dan kepedulian terhadap lingkungan.

Langkah kreativitasnya diharapkan mampu menginspirasi generasi muda yang terdorong untuk menghadirkan inovasi yang tidak hanya bermanfaat bagi kesehatan, tetapi juga mendukung keberlanjutan lingkungan, pemberdayaan UMKM lokal serta pelestarian budaya Indonesia.

Karya kreatifnya berupa Moora Cookies akan diikutkan dalam Festival Inovasi dan Kewirausahaan Siswa Nasional 2026. Adapun Tim Niskala Karsa diketuai Naura Hasna Annida Ramadhani dan anggota Rahmah Tsany Cahyadewi, keduanya siswi kelas 11 SMAN 1 Purworejo.

"Harapan kami melalui lomba ini, dapat belajar dan menambah pengalaman, sekaligus mengembangkan inovasi yang kami buat. Kami berharap semoga bisa mendapatkan hasil yang terbaik," ungkap Rahmah. (*)