Perkuat Data Pertanahan Sleman, Taruna Politeknik Agraria STPN Plotting 58 Ribu Bidang Tanah
KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN membantu meningkatkan kualitas data pertanahan Sleman melalui plotting 58.091 bidang tanah dan pendataan ribuan aset pertanahan
KORANBERNAS.ID, SLEMAN–Kontribusi taruna Politeknik Agraria STPN dalam mendukung peningkatan kualitas data pertanahan di Kabupaten Sleman mulai terlihat nyata. Selama enam bulan mengikuti KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN, sebanyak 113 taruna berhasil membantu plotting lebih dari 58 ribu bidang tanah, mengidentifikasi ribuan bidang yang belum terdaftar, hingga memperbarui data aset pertanahan milik Kesultanan, Kadipaten, dan pemerintah desa.
Hasil tersebut dipaparkan dalam kegiatan presentasi akhir sekaligus penarikan taruna Kuliah Kerja Nyata Pertanahan–Praktik Tata Laksana Pertanahan (KKNP-PTLP) di Aula Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, Jumat (10/7/2026).
Acara dihadiri Pelaksana Tugas Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman Dicky Zulkarnain, S.T., M.Eng., beserta jajaran. Hadir pula perwakilan Politeknik Agraria STPN, yakni Sekretaris Program Studi Andi Moch Januriana, S.T., M.Kom., Dian Mardiati Sari, S.E., M.Si., serta Devie Indriany Moha, S.T., M.SP.
Menurut Dicky Zulkarnain, pelaksanaan KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN bukan sekadar memenuhi kewajiban akademik, tetapi menjadi ruang belajar yang mempertemukan teori dengan praktik pelayanan pertanahan di lapangan.
Ia mengapresiasi dedikasi para taruna selama menjalankan tugas di berbagai wilayah Kabupaten Sleman. Pengalaman tersebut, menurutnya, akan menjadi bekal penting ketika mereka terjun sebagai insan pertanahan yang profesional.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada Politeknik Agraria STPN atas sinergi yang telah terjalin selama pelaksanaan KKNP-PTLP. Kolaborasi seperti ini sangat penting untuk terus dikembangkan demi meningkatkan kualitas pelayanan pertanahan kepada masyarakat,” ujarnya.
Plotting 58 Ribu Bidang Tanah Jadi Capaian Penting KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN
Program KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN berlangsung sejak 9 Februari hingga 9 Juli 2026. Selama periode tersebut, 113 taruna yang terbagi dalam 17 kelompok diterjunkan ke 63 kalurahan di Kabupaten Sleman.
Mereka tidak hanya belajar mengenai administrasi pertanahan, tetapi juga terlibat langsung dalam berbagai pekerjaan teknis yang selama ini menjadi bagian penting peningkatan kualitas data pertanahan.
Di antaranya melakukan plotting bidang tanah kategori KW 4, KW 5, dan KW 6, mengidentifikasi bidang tanah yang belum terdaftar, mendata Sultan Ground (SG), Pakualaman Ground (PAG), dan Tanah Kas Desa (TKD), hingga membantu pengumpulan data spasial maupun atribut pertanahan.
Dari target sebanyak 107.297 bidang tanah kategori KW 4, KW 5, dan KW 6, para taruna berhasil melakukan plotting terhadap 58.091 bidang tanah.
Selain itu, mereka berhasil mengidentifikasi 3.226 bidang tanah yang belum terdaftar serta mendata 3.465 bidang SG, PAG, dan TKD.
Capaian tersebut menjadi kontribusi nyata dalam mendukung pembaruan sekaligus penyempurnaan basis data pertanahan di Kabupaten Sleman.
Taruna Politeknik Agraria STPN Hadapi Beragam Tantangan
Dalam sesi presentasi, setiap kelompok memaparkan hasil pekerjaan di wilayah masing-masing, mulai dari proses pelaksanaan, capaian yang berhasil diraih, hingga berbagai kendala yang ditemui selama berada di lapangan.
Beberapa tantangan yang dihadapi antara lain perubahan kondisi fisik bidang tanah, keterbatasan dokumen pendukung, perbedaan informasi dari narasumber, hingga koordinasi dengan pemerintah kalurahan maupun masyarakat.
Berbagai pengalaman tersebut menjadi bahan evaluasi sekaligus masukan untuk penyempurnaan pelaksanaan program serupa pada masa mendatang.
Setelah menyelesaikan kegiatan Kuliah Kerja Nyata Pertanahan, para taruna melanjutkan Praktik Tata Laksana Pertanahan (PTLP) yang berlangsung pada 2 Juni hingga 9 Juli 2026.
Melalui praktik tersebut, mereka memperoleh pengalaman bekerja secara langsung di berbagai unit kerja Kantor Pertanahan Kabupaten Sleman, memahami alur pelayanan pertanahan, administrasi, hingga tugas dan fungsi pada masing-masing seksi.
Tidak hanya memperkuat kompetensi teknis, program KKNP-PTLP Politeknik Agraria STPN juga membentuk karakter profesional, tanggung jawab, kemampuan bekerja sama, serta semangat pengabdian dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat. (*)
Siaran Pers
