Smart Communication, Bekal Sukses Mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga

Dengan komunikasi yang smart, mahasiswa bisa lebih mudah menjalin relasi.

Smart Communication, Bekal Sukses Mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga
HMPS PGMI Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga sukses menggelar Stadium General  How To Talks dengan tema “Smart Communication: Kunci Sukses Studi Mahasiswa” di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Selasa (30/9/2025). (istimewa)
Smart Communication, Bekal Sukses Mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI) Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan UIN Sunan Kalijaga sukses menggelar Stadium General  How To Talks dengan tema Smart Communication: Kunci Sukses Studi Mahasiswa di Convention Hall UIN Sunan Kalijaga, Selasa (30/9/2025).

Acara itu diikuti 200 peserta terdiri mahasiswa PGMI, perwakilan organisasi mahasiswa serta tamu undangan. Muttaqina Imama selaku Ketua Panitia berharap acara ini tidak berhenti pada teori.

“Melalui forum ini, kami ingin mahasiswa tidak hanya memahami konsep, tetapi juga melatih keterampilan komunikasi, membangun percaya diri dan menjadikannya kunci keberhasilan dalam studi maupun organisasi,” ucapnya.

Melalui kegiatan ini, panitia mentargetkan lahirnya peningkatan keterampilan berpikir kritis, kemampuan public speaking serta keberanian mahasiswa berpartisipasi aktif dalam forum akademik.

Memperluas jejaring

Dengan bekal keterampilan komunikasi yang smart, mahasiswa PGMI UIN Sunan Kalijaga diharapkan tidak hanya meningkatkan kualitas diri, tetapi juga memperluas jejaring dan lebih siap menghadapi dinamika dunia pendidikan maupun karier di masa depan.

"Kegiatan juga bertujuan membekali generasi muda, khususnya Generasi Z dan Generasi Alpha, dengan keterampilan komunikasi adaptif sebagai bekal menghadapi tantangan pendidikan di era Society 5.0," katanya.

Muhamad Asruri Faishal Alam sebagai narasumber menyatakan pentingnya komunikasi cerdas dalam kehidupan akademik maupun organisasi.

"Komunikasi bukan hanya soal kata-kata, tetapi juga intonasi dan bahasa tubuh. Dengan komunikasi yang smart, mahasiswa bisa lebih mudah menjalin relasi, menyelesaikan konflik, dan membangun personal branding,” kata Juara 2 Pemuda Pelopor Nasional Bidang Pendidikan Kemenpora RI tahun 2025 tersebut.

Berjalan efektif

Narasumber lainnya, Muhammad Firdaus S Psi, membahas komunikasi dari perspektif psikologi serta pentingnya memahami karakter lawan bicara agar komunikasi berjalan efektif dan solutif.

Sementara, Kaprodi PGMI, Dr Luluk Mauluah, menegaskan komunikasi yang cerdas dan santun merupakan bekal utama mahasiswa PGMI menjadi pendidik profesional. “Guru masa depan harus mampu membimbing sekaligus menginspirasi generasi bangsa, dan semua itu bermula dari komunikasi yang baik,” ujarnya.

Acara semakin meriah dengan penampilan seni tari dari mahasiswa dan sesi diskusi yang dipandu oleh Zahwa Aulia Yaman. Antusiasme peserta terlihat dari banyaknya pertanyaan dan keterlibatan aktif dalam diskusi. (*)