PKB DIY Gelar Tasyakuran Harlah ke-28, Rois Syuriah PWNU DIY: Semoga Istikamah

Suara PKB terus meningkat dan jumlah kursi yang diperoleh juga terus bertambah.

PKB DIY Gelar Tasyakuran Harlah ke-28, Rois Syuriah PWNU DIY: Semoga Istikamah
Potong tumpeng Tasyakuran Harlah yang digelar DPW PKB DIY, Jumat (17/7/2026), di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Dalam rangka memperingati Hari Lahir (Harlah) Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) ke-28, Dewan Pengurus Wilayah (DPW) PKB Daerah Istimewa Yogyakarta menggelar Tasyakuran Harlah, Jumat (17/7/2026), di Sahid Raya Hotel & Convention Yogyakarta.

Kegiatan tersebut diisi dengan doa bersama, tahlil untuk para muassis Nahdlatul Ulama dan PKB, santunan anak yatim serta pemantapan khidmah bagi kader dan pengurus partai yang disampaikan oleh Rois Syuriah PWNU DIY, KH Mas'ud Masduki.

Pada acara yang dihadiri jajaran Dewan Syuro dan Tanfidz DPW PKB DIY, Rois Syuriah PWNU DIY, Rois Syuriah PCNU Bantul, pimpinan dan anggota Fraksi PKB DPRD se-DIY, pengurus DPC PKB se-DIY serta badan otonom PKB itu, Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar S Ag menyampaikan peringatan Harlah ke-28 sengaja dilaksanakan lebih awal.

Ini karena pada 22-24 Juli mendatang jajaran pengurus DPW, DPC dan anggota Fraksi PKB akan menghadiri pelantikan pengurus DPC PKB se-Indonesia sekaligus puncak peringatan Harlah PKB di Jakarta bersama Presiden Republik Indonesia.

"PKB hari ini telah berusia 28 tahun. Tasyakuran ini merupakan wujud rasa syukur kami kepada Allah SWT karena hingga hari ini PKB tetap kokoh berdiri, semakin kuat, tetap eksis dan terus memperoleh kepercayaan masyarakat. Setiap lima tahun, suara PKB terus meningkat dan jumlah kursi yang diperoleh juga terus bertambah. Ini menjadi amanah yang harus terus kami jaga," ungkapnya.

Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar menyerahkan santunan untuk anak yatim. (istimewa)

Menurut Umaruddin Masdar yang juga Wakil Ketua DPRD DIY itu, Harlah bukan sekadar seremoni tahunan tetapi momentum untuk memperkuat khidmah dan menghadirkan PKB lebih dekat dengan masyarakat.

"Kami juga mendapat laporan bahwa DPC PKB yang baru telah menyelenggarakan tasyakuran Harlah di daerah masing-masing sebagai bagian dari ikhtiar mensyiarkan PKB. PKB harus selalu hadir di tengah masyarakat. Karena itu saya menekankan kepada seluruh DPC agar setiap pekan ada kegiatan yang menyentuh masyarakat. Kita dituntut bergerak lebih cepat agar PKB benar-benar dirasakan manfaatnya oleh rakyat," tambahnya.

Rangkaian tasyakuran diawali dengan doa dan tahlil untuk para muassis Nahdlatul Ulama, pendiri PKB serta para pejuang bangsa yang dipimpin oleh Rois Syuriah PCNU Kabupaten Bantul, KH Drs Damanhuri, dilanjutkan pemotongan tumpeng sebagai simbol rasa syukur atas perjalanan PKB selama 28 tahun.

Momentum Harlah juga diwujudkan melalui santunan kepada anak-anak yatim sebagai bentuk kepedulian sosial PKB. Bantuan diserahkan secara simbolis oleh Ketua DPW PKB DIY Umaruddin Masdar bersama Sekretaris DPW PKB DIY Aslikh Rina Ulyaddin kepada anak-anak yatim yang didampingi oleh keluarganya.

Kegiatan tersebut menjadi wujud komitmen PKB dan rasa syukur atas perjalanan partai harus diwujudkan melalui kepedulian dan kebermanfaatan bagi masyarakat.

Membawa berkah

Dalam kesempatan tersebut, Rois Syuriah PWNU DIY, KH Mas'ud Masduki, menyampaikan pembekalan khidmah kepada para pengurus dan kader PKB. Dia mengucapkan selamat atas Harlah ke-28 PKB serta berharap partai yang lahir dari rahim Nahdlatul Ulama itu senantiasa membawa keberkahan bagi bangsa dan negara.

"Selamat Hari Lahir ke-28 Partai Kebangkitan Bangsa. Semoga PKB semakin besar, semakin membawa berkah dan terus istikamah memperjuangkan nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah," pintanya.

Melalui tasyakuran Harlah ke-28 ini, DPW PKB DIY menegaskan perjalanan PKB selama hampir tiga dekade tidak hanya diukur dari capaian politik, tetapi juga dari konsistensinya dalam menjaga tradisi keagamaan, memperkuat nilai-nilai khidmah, serta menghadirkan kepedulian sosial bagi masyarakat. Semangat tersebut diharapkan menjadi bekal bagi seluruh kader untuk terus mengabdi, melayani dan memperjuangkan kepentingan rakyat. (*)