Golkar Bidik 11 Kursi Wakil Rakyat, Ingin Rebut Kembali Kursi Bupati

Golkar Purworejo menargetkan 11 kursi DPRD pada Pemilu 2029. Pimpinan Golkar Jawa Tengah optimistis partai beringin kembali merebut kursi Bupati Purworejo

Golkar Bidik 11 Kursi Wakil Rakyat, Ingin Rebut Kembali Kursi Bupati
Pengukuhan Pengurus DPD Partai Golkar Purworejo. (W Asmani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO--Golkar Purworejo memasang target ambisius pada Pemilu 2029 dengan membidik 11 kursi DPRD sekaligus membuka peluang merebut kembali kursi Bupati Purworejo. Optimisme itu mengemuka saat pengukuhan pengurus baru DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo Periode 2025–2030 yang dipimpin kembali oleh Yuli Hastuti, Minggu (26/7/2026).

Target tersebut mendapat dukungan penuh dari Ketua DPD Partai Golkar Jawa Tengah, Mohammad Saleh. Menurutnya, Golkar Purworejo memiliki modal politik yang kuat karena pernah mencatatkan sejarah kemenangan pada Pemilu 2004 dan Pilkada 2005, ketika berhasil mengantarkan Kelik Sumrahadi menjadi Bupati Purworejo dan Yuli Hastuti menjabat Ketua DPRD Purworejo.

“Partai Golkar Purworejo saat ini memiliki delapan kursi DPRD dan pada Pemilu lalu nyaris memperoleh sembilan kursi. Kalau sekarang menargetkan 11 kursi, saya melihat itu sangat mungkin dicapai. Purworejo pernah membuktikan mampu memenangkan pemilu dan pilkada,” kata Mohammad Saleh usai mengukuhkan kepengurusan DPD Partai Golkar Purworejo di Ganeca Convention Hall.

Acara tersebut dihadiri jajaran DPD Partai Golkar Jawa Tengah, anggota Fraksi Golkar DPRD Jawa Tengah dan DPRD Purworejo, pengurus kecamatan, pimpinan desa, serta ratusan kader dan simpatisan yang memadati lokasi kegiatan.

Menurut Saleh, optimisme tersebut bukan tanpa alasan. Ia menilai konsolidasi internal yang rutin dilakukan di bawah kepemimpinan Yuli Hastuti menjadi fondasi penting untuk memperkuat mesin partai menghadapi kontestasi politik mendatang.

“Purworejo punya tradisi konsolidasi yang luar biasa. Target naik menjadi 11 kursi DPRD bukanlah hal yang mustahil jika dipersiapkan dengan matang sejak sekarang,” ujarnya.

Selain kekuatan organisasi, Saleh juga melihat komposisi kepengurusan baru yang memadukan kader senior dan generasi muda menjadi modal penting bagi Golkar. Ia mendorong seluruh kader memanfaatkan teknologi digital untuk menjangkau pemilih muda sekaligus menyelaraskan program partai dengan agenda strategis pemerintah pusat.

Yuli Hastuti: Pelantikan Bukan Akhir, tetapi Awal Perjuangan

Dalam kesempatan yang sama, Yuli Hastuti kembali dikukuhkan sebagai Ketua DPD Partai Golkar Kabupaten Purworejo untuk periode 2025–2030. Posisi Sekretaris dipercayakan kepada Danan Purnomo, sedangkan Bendahara dijabat K.H. Ahmad Afif.

Bupati Purworejo itu menegaskan, pengukuhan kepengurusan baru bukan sekadar agenda organisasi, melainkan titik awal untuk mempersiapkan kemenangan pada Pemilu dan Pilkada 2029.

“Kepengurusan yang baru saja dikukuhkan ini adalah titik awal perjuangan lima tahun ke depan. Organisasi harus semakin solid, responsif terhadap aspirasi masyarakat, serta mampu menghadirkan solusi nyata bagi pembangunan Purworejo,” tegasnya.

Yuli mengajak seluruh kader menghilangkan sekat internal dan lebih aktif menyerap aspirasi masyarakat yang dinilainya semakin kritis terhadap kinerja partai politik.

Sebagai langkah awal, Golkar Purworejo akan menggelar Rapat Kerja Daerah (Rakerda) 2026 untuk menyusun arah kebijakan organisasi sekaligus menyelaraskan program dengan DPD Golkar Jawa Tengah dan DPP Partai Golkar.

Agenda berikutnya adalah percepatan Musyawarah Anak Cabang (Musancab) serta musyawarah desa dan kelurahan sebagai bagian dari regenerasi organisasi hingga tingkat akar rumput.

Yuli juga mengungkapkan rencana pembangunan kantor DPD Partai Golkar Purworejo yang diharapkan menjadi pusat kaderisasi sekaligus rumah aspirasi masyarakat.

“Sudah saatnya Golkar Purworejo memiliki kantor sendiri sebagai simbol kaderisasi dan rumah aspirasi masyarakat. Dari sinilah strategi memenangkan pemilu legislatif dan pilkada akan disiapkan,” katanya.

Regenerasi Jadi Fokus

Selain menargetkan peningkatan perolehan kursi DPRD dari delapan menjadi sebelas kursi, kepengurusan baru juga menempatkan regenerasi kader sebagai agenda utama.

Pengurus kecamatan yang telah menjabat selama dua periode akan diberi peran di tingkat kabupaten sehingga ruang kepemimpinan di tingkat kecamatan dapat diisi kader-kader baru.

Pengukuhan pengurus DPD Partai Golkar Purworejo periode 2025–2030 turut dirangkai dengan Pendidikan Politik dan Rapat Koordinasi Pimpinan Desa (Rakordes) bertema “Dengan Rakordes Kita Sukseskan Konsolidasi Guna Memenangkan Pemilu dan Pilkada Tahun 2029”. (*)