Unggul Mutlak di Musda VIII, Andhi Prasetiawan Nahkodai Polosoro

Andhi Prasetiawan terpilih sebagai Ketua Polosoro Purworejo periode 2026–2029 setelah meraih 137 suara dalam Musda VIII. Ia mengajak seluruh kepala desa bersatu membangun desa yang maju dan sejahtera.

Unggul Mutlak di Musda VIII, Andhi Prasetiawan Nahkodai Polosoro
Ketua Polosoro periode 2023–2026, Suwarto, menyerahkan pataka organisasi kepada Andhi Prasetiawan sebagai simbol estafet kepemimpinan Polosoro periode 2026–2029. (wahyu nur asmani/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Kepala Desa Trirejo, Kecamatan Loano, Andhi Prasetiawan, terpilih sebagai Ketua Paguyuban Kepala Desa (Polosoro) Kabupaten Purworejo periode 2026–2029 setelah meraih kemenangan telak dalam Musyawarah Daerah (Musda) VIII Polosoro yang digelar di Ganesha Convention Hall, Kamis (23/7/2026).

Dari 181 suara sah yang masuk, Andhi memperoleh 137 suara, unggul jauh atas dua kandidat lainnya, yakni Juminatun, Kepala Desa Langenrejo, Kecamatan Butuh, yang meraih 33 suara, serta Hery Dwidoyo, Kepala Desa Sumbersari, Kecamatan Banyuurip, dengan 10 suara. Satu suara dinyatakan tidak sah.

Usai ditetapkan sebagai ketua terpilih, Andhi mengajak seluruh anggota mengakhiri perbedaan pilihan selama proses pemilihan dan kembali memperkuat persatuan organisasi.

"Mulai sekarang tidak ada lagi kubu A, kubu B, maupun kubu C. Yang ada hanyalah satu keluarga besar Polosoro. Kita memiliki tujuan yang sama, yaitu memperjuangkan kemajuan desa dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Purworejo," ujar Andhi saat sambutan.

Andhi menegaskan, dengan semangat "POLOSORO Kuat, Purworejo Hebat; Desa Bersatu, Indonesia Maju", seluruh kepala desa harus bergandengan tangan membangun desa yang maju, mandiri, sejahtera, dan berdaya saing.

Ketua Polosoro periode 2023–2026, Suwarto, mengatakan dirinya tidak kembali mencalonkan diri karena telah dibatasi oleh AD/ART organisasi. Ia berharap kepengurusan baru mampu menjaga kekompakan dan melanjutkan cita-cita organisasi.

"Masih banyak cita-cita Polosoro belum tercapai, harapan saya ketua baru bersama anggota lainnya untuk meneruskan. Semoga kedepan Polosoro bisa semakin baik," ujarnya.

Hal itu disampaikan Suwarto kepada wartawan usai Musda VIII Paguyuban Kepala Desa (Polosoro) Kabupaten Purworejo di Ganesha Convention Hall, Kamis (23/7/2026).

Ketua Panitia Musda VIII, Dwinanto, mengatakan soliditas organisasi menjadi modal penting menghadapi berbagai tantangan tata kelola pemerintahan desa, mulai dari penyesuaian regulasi, pengelolaan Alokasi Dana Desa (ADD), hingga tata kelola keuangan desa.

"Organisasi yang solid menjadi modal utama untuk memperjuangkan kepentingan desa," ujarnya.

Bupati Purworejo Hj. Yuli Hastuti, SH mengapresiasi pelaksanaan Musda yang berlangsung demokratis, tertib, dan penuh kekeluargaan.

"Kepala desa dan perangkat desa merupakan ujung tombak penyelenggaraan pemerintahan yang paling dekat dengan masyarakat. Kemajuan Kabupaten Purworejo sangat ditentukan oleh tata kelola pemerintahan desa yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pelayanan publik," katanya.

Musda VIII Polosoro diikuti sekitar 185 peserta yang terdiri atas 160 delegasi dari 16 kecamatan dan 25 pengurus Polosoro. Pemilihan dilakukan menggunakan mekanisme One Man, One Vote atau satu delegasi satu suara.

Acara tersebut turut dihadiri Bupati Purworejo, unsur Forkopimda, pimpinan DPRD, kepala OPD, para camat, serta berbagai mitra pemerintahan desa. Dengan terpilihnya Andhi Prasetiawan, kepemimpinan Polosoro resmi beralih dari Suwarto untuk masa bakti 2026–2029.(*)