Gerakan Sedekah Pakaian BTA Nusantara Menggema, Kini Merambah Provinsi Lain
BTA Nusantara bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan menggalang pakaian layak pakai di DIY. Gerakan sosial ini mendapat antusiasme tinggi dan mulai meluas hingga lintas provinsi.
KORANBERNAS.ID, BANTUL — Persaudaraan Barisan Tanpa Atasan (BTA) Nusantara terus memperkuat gerakan sosial kemanusiaan dengan menggalang pakaian bekas layak pakai yang akan disalurkan kepada masyarakat yang membutuhkan. Kegiatan ini melibatkan anggota BTA Nusantara serta mendapat dukungan dari Macan Kecil Jogja (MKJ) dan Cah Suag (CSG).
"Alhamdulillah antusiasme anggota untuk mengumpulkan pakaian layak pakai ini tinggi. Tidak butuh waktu lama, sudah beberapa dus terkumpul," kata pendiri BTA Nusantara, EW Bony, dalam program sedekah pakaian layak pakai, Sabtu (25/7/2026).
Menurut Bony, gagasan awal program tersebut berasal dari Macan Kecil Jogja yang kemudian disambut BTA Nusantara dan Cah Suag sebagai bentuk kolaborasi gerakan kemanusiaan.
Sebelum didistribusikan, seluruh pakaian yang terkumpul disortir terlebih dahulu untuk memastikan kondisinya masih layak digunakan oleh penerima manfaat.
"Pada kesempatan ini saya menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh masyarakat yang sudah ikut berpartisipasi. Juga kepada teman-teman ormas yang ambil bagian. Mari kebersamaan ini terus kita pupuk dan kita jaga untuk melakukan kegiatan-kegiatan yang bermanfaat, usaha-usaha kebaikan bagi sesama," ujarnya.
BTA Nusantara sebelumnya juga rutin menggelar berbagai kegiatan sosial bersama masyarakat dan sejumlah organisasi kemasyarakatan di DIY. Program tersebut antara lain pembagian makanan dan minuman melalui Jumat Berkah, pembagian takjil dan menu sahur on the road selama Ramadan, bantuan pembangunan masjid, pembangunan pondok pesantren, hingga membantu masyarakat yang mengalami kesulitan.
Selain kegiatan sosial, organisasi tersebut juga menggelar kegiatan keagamaan untuk meningkatkan iman dan takwa anggota maupun masyarakat.
"Jangan lelah berbuat baik," pesan Bony.
Ia menambahkan, gerakan sosial yang diinisiasi BTA Nusantara kini mulai berkembang ke daerah lain, salah satunya di Pasuruan, Jawa Timur, yang telah membentuk gerakan bakti sosial serupa.
"Semoga virus kebaikan ini menular ke mana-mana," pungkasnya. (*)
Sariyati Wijaya
