Bambang Riyanta Kembali Pimpin Universitas Siber Muhammadiyah

Kekuatan SiberMu terletak pada aksesibilitasnya yang tanpa batas fisik.

Bambang Riyanta Kembali Pimpin Universitas Siber Muhammadiyah
Rektor Universitas Siber Muhammadiyah Dr Bambang Riyanta ST MT. (muhammad zukhronnee muslim/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Universitas Siber Muhammadiyah (SiberMu) resmi memulai babak baru kepemimpinan periode 2025-2029. Hal ini ditandai dengan Pelantikan Rektor Universitas Siber Muhammadiyah, Sabtu (14/2/2026), di SM Tower Malioboro Yogyakarta.

Acara yang berlangsung mulai pukul 08:30 hingga 11:30 tersebut menjadi momentum pengukuhan kembali Dr Bambang Riyanta ST MT sebagai pimpinan SiberMu.

Dalam sambutannya, Bambang menyatakan siberMu sebagai pioner pendidikan jarak jauh (PJJ) yang siap menghadapi disrupsi Artificial Intelligence (AI) sekaligus memperluas akses pendidikan bagi jutaan pekerja migran Indonesia.

Dia mengungkapkan keberhasilan wisuda perdana pada Oktober lalu menjadi bukti otentik pola pendidikan daring mampu mencetak lulusan tepat waktu dengan kualitas yang kompetitif.

Tidak sulit

"Kita membuktikan bahwa PJJ itu tidak sulit lulus. Kami akan kawal betul agar mahasiswa bisa lulus tepat waktu di tengah tantangan teknologi yang semakin kompleks," ujar Bambang.

Dia menyoroti fenomena Singularity tatkala kemampuan teknologi mulai melampaui manusia. SiberMu merespons dengan mengintegrasikan AI sebagai tutor cerdas (Education like Einstein for everyone) dan sistem evaluasi pembelajaran berbasis substansi.

Senada dengan visi rektor, Bendahara Pimpinan Wilayah Muhammadiyah (PWM) DIY, Dede Haris Sumarno, menjelaskan kekuatan SiberMu terletak pada aksesibilitasnya yang tanpa batas fisik. Ada potensi besar 5,2 juta Pekerja Migran Indonesia (PMI) di mancanegara, seperti Hongkong dan Taiwan.

"Di SiberMu, kita tidak perlu semen atau bangunan untuk menambah ruang kelas, tinggal sinyalnya saja diperkuat. Tidak ada lagi alasan tidak kuliah selama ada sinyal," kata Dede Haris. Dia mengingatkan pentingnya etika digital atau Digital Indigenous guna memperbaiki tingkat kesopanan netizen Indonesia.

Ekspansi PTN

Kepala Bagian Umum LLDIKTI Wilayah V, Tego Sudarto, mengapresiasi capaian SiberMu sekaligus mampu menghadapi tantangan besar Perguruan Tinggi Swasta (PTS) di tengah ekspansi masif PTN-BH.

Saat ini, kontribusi mahasiswa Muhammadiyah (student body) nasional berada di angka 7 persen, sehingga SiberMu dianggap strategis untuk mendongkrak angka tersebut.

Tego mengungkapkan rencana strategis penyediaan lahan bagi SiberMu di kawasan Kaliurang. Lahan milik PP Muhammadiyah tersebut diproyeksikan menjadi pusat pembelajaran baru dengan konsep terbuka, mencakup camping ground dan fasilitas pendukung.

"Ini adalah jawaban atas harapan Pak Rektor untuk memiliki tempat sendiri. Kami di LLDIKTI terus mendukung koordinasi penggunaan aset ini bersama Pimpinan Pusat Muhammadiyah agar pengembangan SiberMu semakin optimal," ungkap Tego Sudarto.

SiberMu mencatatkan efisiensi luar biasa dengan klaim penggunaan kertas hanya satu rim per semester untuk satu universitas (konsep paperless). Dengan jargon "SiberMu 2.0 Expansion," universitas ini tidak hanya berambisi menjadi pusat riset teknologi, tetapi juga garda terdepan menjaga marwah akademik dan nilai-nilai keislaman di era digital. (*)