Kecamatan Bayan Purworejo Juara Lomba Video Bangga Kencana
Diadakan dalam rangka HUT ke-19 IPeKB yang jatuh pada 26 Juli 2026.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Ikatan Penyuluhan Keluarga Berencana (IPeKB) Kabupaten Purworejo menggelar lomba video berisi kampanye program serta lomba yel-yel juga berisi program pembangunan keluarga.
Lomba yang diikuti kader IPeKB kecamatan se-Kabupaten Purworejo, Kamis (16/7/2026), di Rumah Makan Dargo itu diselenggarakan dalam rangka Jambore Bangga Kencana atau Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana.
Ketua DPC IPeKB Kabupaten Purworejo, Santi Ardiyaningrum, mengatakan lomba diadakan dalam rangka HUT ke-19 IPeKB yang jatuh pada 26 Juli 2026. Selain itu, juga merupakan rangkaian kegiatan Hari Keluarga Nasional yang jatuh pada 29 Juni 2026.
"Kita ingin kegiatan yang melibatkan kader-kader muda. Kita adakan lomba dua macam yaitu lomba video kader IPeKB yang di-posting di ig IPeKB Purworejo,” jelasnya, Sabtu (18/7/2026).
Menurutnya, kedua lomba tersebut berisi tentang program prioritas Pembangunan Keluarga.
Video diambil juara 1, 2 dan 3 serta pilihan juri yang terbaik dan favorit view terbanyak. Sedangkan lomba yel-yel dipilih juara 1, juara 2 dan juara 3 serta kategori kostum menarik dan kategori paling semangat.
Gali potensi
"Dari kedua lomba ini saya mengharapkan kader muda untuk menggali potensinya untuk inovasi penyuluhan," jelasnya.
Dewan juri lomba video dewan terdiri Tatas selaku Tim Kerja Humas BKKBN Provinsi Jawa Tengah serta Wahyu Dayat Minulyo selaku Ketua DPD IPeKB Jawa Tengah.
Adapun Juara 1 Kecamatan Bayan, Juara 2 Kecamatan Loano, Juara 3 Kecamatan Purworejo serta Kategori Pilihan Juri diraih Kecamatan Purwodadi dan Kategori Juara Favorit dari Kecamatan Ngombol.
Sedangkan lomba yel-yel Juara 1 Kecamatan Bayan disusul Juara 2 dari Bruno, Juara 3 dari Kecamatan Purworejo serta Kategori kostum menarik diraih tim dari Kecamatan Pituruh serta kategori paling semangat dari Kecamatan Loano.
Setelah meraih juara umum, Ketua IPeKB Kecamatan Bayan, Retno Kurniasih, mengatakan pihaknya mempersiapkan kedua lomba tersebut secara serius.
"Kami mematangkan materi tentang penyuluhan Program Bangga Kencana. Materi tersebut kami rancang untuk mengikuti lomba video dan yel-yel," kata Retno.
Kader Penyuluhan Keluarga Berencana memang dituntut kreatif menyampaikan program pembangunan keluarga. Pada era digitalisasi, kampanye lewat sosial media merupakan strategi untuk menyasar kaum muda.
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) menjadikan keluarga sebagai pusat pembentukan karakter, kesehatan dan kesejahteraan guna menciptakan sumber daya manusia Indonesia yang berkualitas. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
