Sulthan di Grup A Duet dengan Alvian dari Sumba
Keberhasilan Sulthan tak lepas dari peran para guru dan teman-teman yang selalu mendukung.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Sulthan Fadhil Syahbal (15) putra daerah Kabupaten Purworejo Jawa Tengah siap tampil di panggung megah The Icon Indonesia di SCTV, Senin (27/4/2026) pukul 21:15.
Sulthan yang lahir 29 November 2010 itu memiliki bakat seni dari ayahnya, Fadhil Ali Syahbal, seorang pemain musik. Menurut ibu dari Sulthan, Sulistyo Setyowati, putra kedua Sulthan berlatih musik sejak kecil.
Ada beberapa prestasi Sulthan di dunia tarik suara, saat kelas IV SD meluncurkan single berjudul Senyum Untuk Negeri, tahun 2020. Tahun 2021 Sulthan meraih juara 2 tingkat Provinsi Jawa Tengah Festival Lomba Seni Siswa Nasional (FLS2N). Saat itu Sulthan berhasil mengalahkan 105 peserta dari 35 kabupaten/kota se- Jateng.
Prestasi berikutnya saat Sulthan duduk di kelas 8 SMPN 2 Purworejo berhasil meraih juara 2 menyanyi solo FLS2N tingkat Provinsi Jateng. Selanjutnya Sulthan berhak berlaga di tingkat nasional mendapatkan juara 2 menyanyi solo.
Peran guru
Sulistyo Setyowati, Minggu (26/4/2026), mengatakan keberhasilan Sulthan tak lepas dari peran para guru yang membimbing dan teman-teman yang selalu mendukung. Lies, sapaan akrabnya, mengucapkan terima kasih untuk guru SMPN 2 Purworejo.
Lies mengatakan saat ini Sulthan berada posisi 16 besar. Dia terus memohon doa dan dukungan agar bisa terus bertahan di panggung The Icon Indonesia. "Pada babak 16 besar ini, Sulthan berada di grup A, duet dengan Alvian dari Sumba," terangnya.
Pihaknya juga mohon doa dan dukungan dari masyarakat Purworejo agar Sulthan dapat lolos di babak selanjutnya. "Semoga Sulthan bisa lolos babak selanjutnya dan akhirnya membawa nama baik SMPN 2 Purworejo, Kabupaten Purworejo dan Provinsi Jawa Tengah di kancah Nasional, The Icon Indonesia SCTV khususnya, Aamiin," ucapnya.
Dia mengingatkan agar jangan lupa membantu kirim virtual gift. "Mohon dibantu mengirim virtual gift, walau sedikit nggak apa-apa itu sangat membantu Sulthan terus bertahan, matur nuwun sebelumya," katanya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
