Sewindu Forum EKA Pentaskan Ebeg di Alun-alun Pancasila Kebumen

Pelaksanaan Milad Sewindu Forum EKA sudah dimulai Sabtu sore dengan pementasan 2 grup ebeg yaitu Condro Lestari Budaya dan Cakra Manunggal Sari dari Sruweng

Sewindu Forum EKA Pentaskan Ebeg di Alun-alun Pancasila Kebumen
Pementasan Seni Ebeg atau jaran kepang Kabumen di ALun-alun Pancasila. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN--Ribuan warga menonton pagelaran Ebeg di Alun Alun Pancasila Kebumen Sabtu (25/4/2027). Pagelaran di Pusat Kuliner Kapal Mendoan itu dilakukan pecinta Ebeg yang tergabung dalam Forum Ebeg Kebumen Aji (EKA). Forum ini dibentuk dengan tujuan melestarikan seni Ebeg itu. Awal pembentukan Forum EKA difasilitasi Dewan Kesenian Daerah Kebumen bertempat di Rumah Budaya Bumi Bimasakti Kauman Kebumen pada Minggu (28/1/2018). 

Pecinta ebeg (sebutan seni kuda kepang di Kebumen) yang berbaur dengan anggota Forum Ebeg Kebumen Aji (Forum EKA) menyelenggarakan pementasan yang sangat meriah bertajuk Milad Sewindu Forum EKA.

Pelaksanaan Milad Sewindu Forum EKA sudah dimulai Sabtu sore dengan pementasan 2 grup ebeg yaitu Condro Lestari Budaya dan Cakra Manunggal Sari dari Sruweng.

Pementasan dilanjutkan dengan 2 pementasan kesenian yang sangat menarik. Pementasan diawali Tari Lenggeran oleh grup Lenggeran pimpinan Slamet, yang juga ketua umum Forum EKA Kebumen dan pementasan Ebeg Warok Jaten Waluyo dari Tlagasari kecamatan Ayah, pimpinan Satimin.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jateng Saiful Hadi Si.Kom yang hadir dan mensuport kegiatan itu mengatakan, penyelenggaraan acara ulang tahun ke 8 Forum EKA itu didanai dari hasil gotong royong grup anggota Forum EKA sendiri, yang berdasarkan pengakuan Slamet Sodirin, Ketua umum Forum EKA berjumlah 300 grup.

Pernyataan politikus PDIP asal Desa Kalipoh Kecamatan Ayah dibenarkan Slamet Sodirin.

Saiful Hadi berharap masyarakat Kebumen akan semakin mencintai budayanya sendiri.

Wong Kebumen duwe gawe ora nanggap Ebeg ora maen, nonton ebeg pantang pulang sebelum janturan, ora mendem ora marem,” ujar Saiful Hadi. 

Ketua umum Forum EKA Slamet Sodirin menambahkan pagelaran malam Sewindu Milad EKA ditampilkan bentuk kesenian ebeg yang mbedani dan menarik, yaitu Ebeg Warok dari Desa Tlagasari, Kecamatan Ayah. Dengan Milad ini Forum EKA akan semakin solid. (*)