Delapan Pengurus Cabang PWI-LS Dilantik, Kerja Nyata untuk Persatuan

Semua harus dirangkul bersama untuk menjaga persatuan bangsa. 

Delapan Pengurus Cabang PWI-LS Dilantik, Kerja Nyata untuk Persatuan
Pelantikan pengurus PWI-LS dari delapan kecamatan di Kabupaten Purworejo. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, PURWOREJO – Delapan Pengurus Cabang (PC) organisasi Perjuangan Walisongo Indonesia-Laskar Sabilillah (PWI-LS) Kabupaten Purworejo resmi dilantik, Minggu (3/5/2026), di Desa Ngaran Kecamatan Kaligesing.

Delapan PC yang dilantik oleh Ketua PWI-LS Jawa Tengah Agus Sumarno S Ag itu meliputi Kecamatan Kaligesing, Loano, Bagelen, Purworejo, Pituruh, Grabag, Bayan dan Purwodadi.

Agus Sumarno berpesan agar pengurus PC segera beraudiensi dengan camat, Polsek dan Koramil setempat. “Sampaikan bahwa PWI-LS sudah ada di kecamatan dan siap bersinergi,” katanya.

Kepada awak media, Agus menyampaikan apresiasi PWI-LS Kabupaten Purworejo berhasil menginisiasi pelantikan. “Alhamdulillah, ini bukti PWI-LS makin diterima masyarakat karena visi-misi yang jelas,” ujarnya.

Kerja nyata

Dia minta pengurus kabupaten segera menggelar rapat koordinasi. “Bahas program jangka pendek dan panjang. Jangan hanya seremonial, harus ada kerja nyata sesuai visi-misi PWI-LS,” kata Agus.

Dia juga menyatakan pentingnya audiensi resmi dengan Forkopimda serta tokoh masyarakat, kiai dan ulama. “Semua harus dirangkul bersama untuk menjaga persatuan bangsa,” tambahnya.

Sementara itu, Ketua PWI-LS Kabupaten Purworejo, H Oki, menyatakan pihaknya akan terus membuka kepengurusan di kecamatan yang belum terbentuk. “Dari 16 kecamatan, baru delapan yang dilantik. PR kami masih delapan kecamatan lagi. Semoga segera menyusul,” katanya.

Oki menjelaskan, beberapa kecamatan seperti Kutoarjo belum ikut dilantik karena berbenturan dengan kegiatan pelantikan MPNU. “Mayoritas teman-teman juga aktif di NU, jadi tidak bisa maksimal hadir bersamaan. Tapi koordinasi sebenarnya sudah jalan,” jelasnya.

Dia berpesan agar pengurus baru tetap semangat. “Sebagai organisasi baru, kita harus maju bersama masyarakat, tetap berjalan sesuai koridor hukum, AD/ART, dan hukum negara. Tujuannya agar PWI-LS diterima semua kalangan,” katanya. (*)