PDAM Purworejo Gelar Doa Bersama, Berkomitmen Tingkatkan Pelayanan
Di tengah krisis masih mampu memberikan gaji ke-13.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Tirta Perwitasari Kabupaten Purworejo menggelar doa bersama seluruh staf, karyawan maupun tenaga lapangan.
Direktur PDAM Purworejo, Hermawan Wahyu Utomo, mengatakan doa bersama merupakan semangat syukur dan refleksi menyambut Tahun Baru 1448 Hijriah.
Doa bersama dilaksanakan di halaman belakang kantor, Jumat (19/6/2026). Ada yang istimewa, karena kegiatan tersebut sekaligus menjadi momen haru. Bertepatan dengan ulang tahun Direktur PDAM Purworejo ke-55, para karyawan kompak memberikan ucapan selamat, secara simbolis menyerahkan rangkaian bunga untuk Hermawan.
Sebagai bentuk rasa syukur, Hermawan juga memotong tumpeng dan menyerahkannya kepada dua karyawan senior yang akan memasuki masa purna tugas beberapa bulan lagi.
Rasa syukur
“Alhamdulillah kita bisa kumpul di bulan Muharram ini. Saya berharap semua karyawan sehat, semangat melayani air bersih untuk masyarakat dan punya rasa syukur,” ungkap Hermawan.
Dia mengatakan di tengah krisis ekonomi, PDAM Purworejo masih mampu memberikan gaji ke-13. Tetapi dia mengingatkan seluruh karyawan agar semakin meningkatnya kinerja.
Banyak perusahaan termasuk perusda mengalami hal buruk saat ini.
"Alhamdulillah perusahaan kita bisa bergerak maju dan naik, dan jenengan mendapat gaji ke-13. Tapi juga harus dipahami untuk mendapat itu tidak mudah. Kalian harus disiplin, meningkatkan kinerja dan selalu kompak, solid, rukun, dan sinergis," pesan Hermawan untuk karyawan.
Kenaikan nilai
Direktur PDAM membeberkan, dalam penilaian BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) saat ini PDAM Purworejo dinilai mengalami kenaikan nilai, untuk kesehatan di tahun 2024 sebesar 3,81 dan sekarang tahun 2026 sebesar 3,93, termasuk sehat.
Sedangkan kinerja juga ada kenaikan, tahun 2024, sebesar 69,20 dan tahun 2025 meningkat sebesar 69, 85, kategori baik. "Pesan saya jangan berbangga diri atau pasrah, namun harus selalu meningkatkan nilai yang ada. Daftar nilai meningkat, pendapatan meningkat dan kesejahteraan juga meningkat," pesannya.
Hermawan mengingatkan agar karyawan PDAM mengutamakan (K3) Keselamatan dan Kesehatan Kerja seperti, sepatu pengaman, dan helm wajib dipakai.
Khusus di lapangan jangan lupa mengutamakan keamanan kerja. Saat anda mengendarai kendaraan roda 2 atau bak terbuka, jangan lupa kenakan helm. “Saya tidak ingin, karyawan PDAM mengalami kecelakaan gara-gara tidak patuh pada K3," tandasnya.
Karyawan jangan abai terhadap kebocoran air. "Setiap kebocoran air, artinya itu uang kita, jadi jangan sampai bocor," ujarnya. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
