DIY Borong Penghargaan Nasional pada Puncak Harganas 2026
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA – Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memborong sejumlah penghargaan nasional dalam malam Ratri Anugraha yang menjadi penutup rangkaian peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 Tahun 2026 di Bale Raos, Kompleks Kraton Yogyakarta, Senin (29/6/2026) malam.
Kegiatan yang diselenggarakan Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN tersebut menjadi penutup rangkaian Harganas 2026 yang dipusatkan di DIY.
Sebelumnya, puncak peringatan digelar di Benteng Vredeburg dan dilanjutkan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Kusumanegara.
Pada malam penghargaan tersebut, DIY meraih sejumlah penghargaan tingkat nasional, di antaranya Kampung Keluarga Berkualitas 2026 yang diraih Kampung KB Poncosari, Kapanewon Srandakan, Kabupaten Bantul.
Penghargaan juga diberikan kepada Tim Pendamping Keluarga Terbaik 2026 yang terdiri atas Oki Fatmasari, Wahyu Sri Purwanti, dan Suprapti dari Kapanewon Saptosari, Kabupaten Gunungkidul.
Selain itu, Jamilah dari Institusi Masyarakat Pedesaan (IMP) Girimulyo, Kabupaten Kulon Progo, dinobatkan sebagai Kader IMP Terbaik 2026. Sementara penghargaan Penyuluh Keluarga Berencana Aparatur Sipil Negara (ASN) Terbaik diraih Dwi L. dari Kapanewon Tepus, Kabupaten Gunungkidul.
Penghargaan juga diterima pasangan KB Lestari 20 Tahun, Saryanto dan Suprihatin dari Kemantren Mergangsan, Kota Yogyakarta.
Wali Kota Yogyakarta, dr. Hasto Wardoyo, turut menerima penghargaan atas komitmen Pemerintah Kota Yogyakarta dalam pembangunan keluarga.
Kota Yogyakarta dinilai menjadi percontohan nasional melalui sejumlah program, antara lain Gerakan Ayah Mengambil Rapor (Gemar), Gerakan Ayah Teladan Indonesia (GATI), dan skrining kesehatan mental terintegrasi.
Dalam sambutan tertulis Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono X yang dibacakan Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY, Erlina Hidayati Sumardi, disampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah menyukseskan Harganas ke-33 di DIY.
"Atas nama Pemerintah Daerah DIY, kami memberikan penghargaan setinggi-tingginya karena DIY dipercaya menjadi tuan rumah Hari Keluarga Nasional ke-33. Kepercayaan ini menjadi amanah sekaligus pemacu semangat untuk terus meningkatkan pembangunan keluarga di Daerah Istimewa Yogyakarta," demikian sambutan Sultan.
Sultan juga menegaskan keluarga merupakan fondasi utama peradaban sehingga seluruh pihak perlu terus memperkuat ketahanan keluarga melalui kolaborasi berbagai elemen.
"Ratri Anugraha memberikan apresiasi kepada mereka yang telah berdedikasi, mulai dari kader KB, tenaga kesehatan, penyuluh lapangan hingga pemerintah daerah yang terus bergerak bersama demi ketahanan keluarga Indonesia," lanjutnya.
Sementara itu, Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN, Dr. Wihaji, mengatakan hasil pembangunan keluarga memang tidak dapat dirasakan secara instan sebagaimana pembangunan fisik.
"Kalau membangun jalan hasilnya langsung terlihat. Sementara Kemendukbangga membangun manusianya, sehingga hasilnya tidak bisa dilihat dalam waktu dekat," ujarnya.
Wihaji juga mengungkapkan berdasarkan data yang dimiliki kementeriannya, sekitar 80 ribu perempuan di Indonesia menyatakan memilih childfree atau tidak memiliki anak meskipun menikah.
"Sebagai manusia saya menghormati pilihan tersebut. Namun sebagai menteri, saya memiliki tanggung jawab memberikan edukasi dan menjalankan program pembangunan keluarga sejak calon pengantin hingga lanjut usia," katanya. (*)
Sariyati Wijaya
