19 Siswa Lolos SMA Taruna Nusantara, Begini Strategi SMPN 4 Pakem Menyiapkan Siswa Sejak Kelas VII
Sebanyak 19 siswa SMPN 4 Pakem lolos SMA Taruna Nusantara. Simak strategi pendampingan sejak kelas VII yang mengantarkan lulusan menembus sekolah unggulan
KORANBERNAS.ID, SLEMAN--Tidak banyak sekolah menengah pertama yang mampu mengantarkan puluhan siswanya menembus sekolah-sekolah paling bergengsi di Indonesia dalam satu tahun ajaran. Prestasi itu berhasil ditorehkan SMP Negeri 4 Pakem. Pada Tahun Ajaran 2025/2026, sebanyak 19 siswa diterima di SMA Taruna Nusantara, disusul sejumlah siswa lainnya yang lolos ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara, SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Madani, SMA Taruna Brawijaya, SMA Unggulan Garuda, MAN unggulan, hingga SMA Negeri favorit di Daerah Istimewa Yogyakarta.
Keberhasilan tersebut bukan diraih melalui persiapan singkat menjelang kelulusan. SMP Negeri 4 Pakem menerapkan pola pembinaan yang dimulai sejak siswa pertama kali menginjak bangku kelas VII. Sejak awal, mereka dikenalkan dengan berbagai pilihan sekolah lanjutan, dibantu memetakan potensi diri, sekaligus dipersiapkan secara akademik maupun mental untuk menghadapi proses seleksi yang kompetitif.
Kepala SMP Negeri 4 Pakem, Cahayaningsih, M.Pd., mengatakan pengenalan sekolah lanjutan unggulan menjadi bagian dari strategi sekolah dalam membangun mimpi sekaligus arah belajar siswa.
"Program pengenalan sekolah lanjutan unggulan dilakukan sejak menjadi murid di SMP Negeri 4 Pakem. Mereka dikenalkan jenis sekolah, pola pendidikan, lokasi, hingga kisah sukses alumni yang telah melanjutkan pendidikan di sekolah-sekolah tersebut. Memasuki kelas IX, pendampingan semakin intensif dengan melibatkan seluruh guru yang dikoordinasikan bidang kesiswaan," ujarnya.
Tidak Sebatas Akademik
Menurut Cahayaningsih, keberhasilan para siswa tidak hanya ditentukan oleh kemampuan akademik. Sekolah juga menanamkan disiplin, kepemimpinan, daya juang, serta kepercayaan diri sebagai bekal menghadapi seleksi yang semakin kompetitif setiap tahunnya.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui program Fisik, Mental, dan Disiplin (FMD) yang rutin dilaksanakan pada awal tahun ajaran. Dalam pelaksanaannya, sekolah menggandeng berbagai pihak yang berpengalaman dalam pembentukan karakter, mulai dari Pasukan Sukarela Dinas Pendek (PSDP), Batalyon Infanteri 403/Wirasa Pratista, Paskhas TNI Angkatan Udara, hingga Purna Paskibraka Indonesia.
Di bidang akademik, sekolah menyiapkan berbagai program pendukung seperti Program Peningkatan Mutu Akademik (PPMA) serta English for Science and Mathematics (ETHICS). Sementara untuk memperluas wawasan siswa mengenai sekolah lanjutan, SMP Negeri 4 Pakem rutin menggelar program Alumni Menyapa dan Studi Inspirasi Sekolah Lanjut, yang menghadirkan alumni untuk berbagi pengalaman menghadapi proses seleksi hingga akhirnya diterima di sekolah impian.
Menurut Cahayaningsih, salah satu tantangan terbesar justru datang dari diri siswa sendiri. Banyak siswa yang sebenarnya memiliki kemampuan memadai, tetapi kurang percaya diri saat menghadapi berbagai tahapan seleksi.
"Karena itu, sekolah terus memberikan pendampingan dan penguatan mental agar mereka yakin dengan kemampuan yang dimiliki sehingga mampu melalui setiap tahapan seleksi dengan baik," katanya.
Budaya saling menginspirasi juga terus dibangun di lingkungan sekolah. Setiap alumni yang berhasil diterima di sekolah unggulan diperkenalkan kepada adik-adik kelas melalui kegiatan purna siswa maupun agenda sekolah lainnya. Cara ini diharapkan mampu menumbuhkan keyakinan bahwa kesempatan meraih sekolah impian terbuka bagi siapa saja yang mau berusaha.
Hasilnya terlihat pada capaian lulusan tahun ini. Selain 19 siswa diterima di SMA Taruna Nusantara, sebanyak empat siswa lolos ke SMA Kemala Taruna Bhayangkara. Masing-masing satu siswa diterima di SMA Pradita Dirgantara, SMA Taruna Madani, SMA Taruna Brawijaya, dan SMA Unggulan Garuda.
Prestasi itu dilengkapi dengan keberhasilan sejumlah siswa menembus MAN Insan Cendekia dan MAN 1 Yogyakarta. Pada Seleksi Penerimaan Murid Baru (SPMB) DIY, lulusan SMP Negeri 4 Pakem juga berhasil diterima di sejumlah SMA Negeri favorit, di antaranya SMA Negeri 1 Yogyakarta, SMA Negeri 2 Yogyakarta, SMA Negeri 3 Yogyakarta, SMA Negeri 6 Yogyakarta, SMA Negeri 8 Yogyakarta, SMA Negeri 9 Yogyakarta, serta sejumlah SMA unggulan lainnya di DIY.
Bagi Cahayaningsih, capaian tersebut bukan sekadar soal banyaknya siswa yang diterima di sekolah favorit. Yang lebih penting adalah tumbuhnya keberanian siswa untuk menetapkan target tinggi dan berjuang mencapainya melalui proses yang terarah.
Ia pun berpesan kepada para lulusan agar tetap menjaga semangat belajar, disiplin, dan karakter positif yang telah dibangun selama menempuh pendidikan di SMP Negeri 4 Pakem. Para alumni juga diharapkan bersedia kembali ke sekolah melalui program Alumni Menyapa untuk berbagi pengalaman serta memotivasi adik-adik kelas agar berani bermimpi besar dan mempersiapkannya sejak dini. (*)
Siaran Pers
