Operasi Batu Empedu Gratis, Peserta JKN Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan

Operasi Batu Empedu Gratis, Peserta JKN Rasakan Kemudahan Layanan Kesehatan
Marsito, peserta Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) asal Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, berhasil menjalani operasi batu empedu di RSUD Dr. Soedirman Kebumen tanpa biaya. (istimewa)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN – Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) kembali dirasakan manfaatnya oleh peserta. Seorang peserta JKN asal Desa Sumberadi, Kecamatan Kebumen, Marsito, berhasil menjalani operasi batu empedu di RSUD Dr. Soedirman Kebumen tanpa terbebani biaya pengobatan.

Marsito mengaku telah beberapa kali memanfaatkan Program JKN untuk pelayanan rawat jalan. Saat kondisi kesehatannya memburuk pada suatu malam sekitar pukul 01.00 WIB, ia langsung mendatangi Instalasi Gawat Darurat (IGD) untuk mendapatkan penanganan medis.

"Waktu itu kondisi saya kambuh pada malam hari dan rasa sakitnya cukup hebat, sehingga saya langsung ke IGD. Setelah dilakukan pemeriksaan oleh dokter, saya mendapatkan penanganan lebih lanjut dan akhirnya diketahui saya mengalami batu empedu yang memerlukan tindakan operasi," ujar Marsito pada Senin (29/6/2026).

Setelah menjalani serangkaian pemeriksaan, Marsito menjalani operasi laparoskopi di RSUD Dr. Soedirman Kebumen. Operasi berjalan lancar dan ia menjalani perawatan inap selama beberapa hari hingga kondisinya membaik dan diperbolehkan pulang.

Selama menjalani perawatan, Marsito mengaku memperoleh pelayanan yang ramah, cepat, dan profesional dari dokter, perawat, maupun tenaga kesehatan lainnya.

"Pelayanannya baik. Dokter dan perawatnya ramah serta memberikan penjelasan yang mudah dipahami. Saya merasa pelayanan kesehatan sekarang sudah jauh lebih baik dan semakin terkoordinasi dibandingkan sebelumnya," katanya.

Usai menjalani operasi, Marsito rutin melakukan kontrol ke dokter spesialis bedah. Hingga kini ia telah menjalani dua kali kontrol dan kondisi kesehatannya terus membaik.

"Alhamdulillah setelah operasi saya sudah dua kali kontrol ke dokter spesialis bedah dan sekarang kondisi saya sudah sehat serta jauh lebih baik. Semua ini bisa saya jalani berkat adanya Program JKN," ujarnya.

Marsito juga mengapresiasi kemudahan prosedur pelayanan JKN. Selama menjalani perawatan inap sesuai hak kelas rawatnya, ia tidak dikenakan biaya tambahan maupun iuran biaya. Seluruh obat yang dibutuhkan juga diberikan rumah sakit sesuai indikasi medis.

Selain itu, Marsito memanfaatkan fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN setiap kali menjalani pemeriksaan dan kontrol. Dengan bantuan anaknya, pendaftaran dilakukan dari rumah sehingga waktu tunggu di rumah sakit menjadi lebih singkat.

"Biasanya saya dibantu anak mengambil antrean online melalui Mobile JKN sebelum kontrol ke rumah sakit. Ketika datang ke rumah sakit, prosesnya lebih mudah dan tidak perlu menunggu terlalu lama," katanya.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Kebumen, Dina Diana Permata, mengatakan BPJS Kesehatan terus menghadirkan layanan yang mudah, cepat, dan setara bagi seluruh peserta JKN melalui berbagai inovasi, termasuk layanan digital.

Menurut Dina, fitur antrean online pada aplikasi Mobile JKN memberikan kepastian waktu pelayanan sekaligus mengurangi waktu tunggu peserta di fasilitas kesehatan.

"Kami berharap masyarakat dapat memanfaatkan Program JKN secara optimal dan memastikan kepesertaannya tetap aktif. Dengan demikian, ketika membutuhkan pelayanan kesehatan, peserta dapat memperoleh layanan yang mudah, cepat, dan setara," kata Dina. (*)