Purworejo Siapkan Pariwisata Ramah Muslim
Pariwisata halal bukan diskriminasi namun untuk jaminan kenyamanan muslim berwisata.
KORANBERNAS.ID, PURWOREJO -- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Purworejo melalui Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dinporapar) Kabupaten Purworejo mensosialisasikan Pariwisata Ramah Muslim yang saat ini sedang dalam proses persiapan.
Konsep pariwisata yang sering disebut dengan Wisata Halal itu berupa penyediaan fasilitas ibadah, makanan halal dan lingkungan bebas aktivitas non-halal.
Kabid Pemasaran Pariwisata, Sumber Daya Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Dinporapar Purworejo, Neira Anjar Pujisusilo, didampingi Kabid Destinasi Pariwisata, Edi Nur Widyoko, mengatakan pariwisata halal fokus utamanya adalah kemudahan beribadah, ketersediaan kuliner halal dan akomodasi syariah.
"Pariwisata halal bukan untuk mendiskriminasikan antara yang muslim dan non, namun untuk jaminan kenyamanan muslim berwisata. Jaminan kuliner yang halal dan thayyib. Fasilitas ibadah mudah menemukan masjid/mushala dan tempat wudhu terpisah untuk pria dan wanita,' jelas Neira, Kamis (7/5/2026).
Aman dari maksiat
Dia menambahkan dengan wisata ramah muslim maka hotel tidak menyediakan konten pornografi atau alkohol serta terdapat pilihan kolam renang dan spa terpisah. Wisata Syariah merupakan kegiatan wisata aman dari kemusyrikan dan maksiat.
Neira mengutip pernyataan Kepala Dinporapar Purworejo Bangun Erlangga Ibrahim menyatakan warganya mayoritas muslim, otomatis dari segi makanan yang disajikan dipastikan halal.
Pihaknya beberapa waktu sebelumnya mendapat undangan mengikuti sosialisasi pariwisata halal yang disampaikan Dinas Pariwisata Provinsi Jawa Tengah.
“Saat ini kami memberikan sosialisasi pariwisata halal untuk pelaku pariwisata di Purworejo, seperti perwakilan dari PHRI, Pokdarwis dan pegiat wisata. Adapun narasumber dari Dinporapar Provinsi Jawa Tengah,” ungkapnya.
Peroleh label
“Menjadi pariwisata ramah muslim nanti akan memperoleh label, setelah tim penguji melakukan penelitian, akan dibentuk tim penguji terdiri dari Provinsi Jateng dan kabupaten,” lanjutnya.
Saat ini sedang penyusunan juknis sosialisasi tahap awal dengan PHRI dan pokdarwis, dengan beragam lokasi pariwisata Purworejo. (*)
Wahyu Nur Asmani EW
