Jembatan Penghubung Belum Terwujud, Warga Randulanang Kembali Suarakan Harapan

Jembatan Penghubung Belum Terwujud, Warga Randulanang Kembali Suarakan Harapan

KORANBERNAS.ID, KLATEN – Warga Desa Randulanang, Kecamatan Jatinom, kembali menyuarakan harapan pembangunan jembatan penghubung Jatinom-Karangnongko yang hingga kini belum terealisasi. Usulan tersebut mengemuka dalam acara Sambung Rasa Bupati Klaten putaran keempat tahun 2026 yang digelar di Desa Randulanang, Senin (22/6/2026).

Harapan itu disampaikan Penjabat (Pjs) Kepala Desa Randulanang, Madiyono, saat menyampaikan aspirasi masyarakat di hadapan Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo dan jajaran pemerintah daerah.

Menurut Madiyono, rencana pembangunan jembatan tersebut sudah lama diperjuangkan. Bahkan, lokasi calon jembatan telah disurvei Pemerintah Provinsi Jawa Tengah sejak 2013. Namun hingga kini pembangunan belum juga terlaksana.

"Tahun 2013 sudah disurvei oleh provinsi. Kemudian tahun 2025 kemarin ada program 3.000 jembatan. Kami bersama Bapak Danramil untuk bisa mengajukan, tapi sampai sekarang ini belum juga bisa terealisasi," katanya.

Selain jembatan, Madiyono juga mengusulkan perbaikan ruas jalan Beteng-Bengking yang sempat menjadi sorotan publik karena kondisinya. Menanggapi usulan tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Klaten, Suryanto, mengatakan pembangunan jalan tersebut belum dapat dilaksanakan pada tahun ini.

Menurut dia, ruas jalan Beteng-Bengking telah diusulkan masuk program pembangunan tahun 2027 dengan kebutuhan anggaran sekitar Rp8 miliar.

"Diusulkan pada tahun 2027 dengan anggaran Rp8 miliar, panjang jalan sekitar 2 kilometer dan menggunakan konstruksi beton," ujarnya.

Madiyono berharap pembangunan jalan tersebut dapat direalisasikan sesuai rencana. Ia juga meminta berbagai aspirasi warga yang telah disampaikan dalam forum Sambung Rasa dapat ditindaklanjuti secara bertahap sesuai kemampuan anggaran daerah.

Selain ruas jalan Beteng-Bengking, pemerintah desa juga berharap pembangunan jalan di depan Gedung Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) yang menghubungkan Randulanang-Beteng-Bengking-Temuireng dapat direalisasikan pada 2027.

Jalan tersebut direncanakan menggunakan konstruksi rabat beton dan dinilai penting untuk mendukung mobilitas warga serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat di Randulanang dan wilayah sekitarnya.

Acara Sambung Rasa tersebut turut dihadiri staf ahli bupati, para asisten, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Jatinom beserta Forkopimcam, jajaran BUMD, Ketua TP PKK Kabupaten Klaten, serta kepala desa se-Kecamatan Jatinom. Kegiatan itu menjadi wadah bagi masyarakat untuk menyampaikan langsung berbagai kebutuhan pembangunan kepada pemerintah daerah. (*)