Realisasi Investasi di Sleman Triwulan I 2026 Rp 1,15 Triliun

Realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing sebesar Rp 512 miliar.

Realisasi Investasi di Sleman Triwulan I 2026 Rp 1,15 Triliun
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman Triana Wahyuningsih menyampaikan keterangan pers, Kamis  (7/5/2026).  (istimewa)

KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Capaian realisasi investasi Kabupaten Sleman pada Triwulan I Tahun 2026 menunjukkan arah pertumbuhan yang positif dan konsisten, sekaligus menjadi fondasi awal yang kuat mendukung pencapaian target investasi tahunan.

"Kinerja ini mencerminkan meningkatnya kepercayaan investor terhadap stabilitas ekonomi daerah, ketersediaan infrastruktur serta potensi pasar yang terus berkembang," kata Triana Wahyuningsih, Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Sleman, kepada wartawan, Kamis (7/5/2026).

Menurut Triana, capaian realisasi investasi di Kabupaten Sleman Triwulan I Tahun 2026 tercatat sebesar Rp 1,15 triliun dari 2.637 proyek investasi. Realisasi investasi tersebut terdiri dari Penanaman Modal Asing (PMA) sebesar Rp 512 miliar dari 331 proyek investasi dan Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) sebesar Rp639 miliar dari 2.306 proyek investasi.

"Capaian realisasi investasi Triwulan I Tahun 2026 ini mampu menyerap 3.438 tenaga kerja," kata Triana.

Cermin pertumbuhan

Angka ini mencerminkan pertumbuhan year-on-year (YoY) sebesar 16,60 persen dibandingkan Triwulan I Tahun 2025 yang sebesar Rp 987 miliar. Secara quarter-on-quarter (QoQ), pertumbuhan bahkan mencapai 93,29 persen dibandingkan Triwulan IV Tahun 2025 yang sebesar Rp 595 miliar.

"Kontribusi realisasi investasi Kabupaten Sleman Triwulan I Tahun 2026 terhadap capaian realisasi investasi DIY sebesar 57 persen dari capaian DIY yaitu sebesar Rp 2,014 triliun. Hal ini mengindikasikan Kabupaten Sleman masih menjadi tujuan investasi utama di DIY," jelas Triana.

Kontribusi lima sektor terbesar penyumbang realisasi investasi adalah sektor industri lainnya, transportasi, pergudangan dan telekomunikasi, hotel dan restoran, jasa lainnya serta perdagangan dan reparasi.

Sementara dari sisi PMA, lima negara penyumbang investasi terbesar meliputi Kepulauan Virgin Inggris, Singapura, Belanda, Australia dan Siprus. "Investasi PMA ini menunjukkan peran investor asing juga menjadi faktor penting mendorong pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sleman, terutama dalam hal pembiayaan proyek berskala besar, transfer teknologi maupun peningkatan kapasitas produksi," jelasnya.

Sektor perdagangan

Kepeminatan investasi lima tertinggi berdasarkan jumlah proyek investasi yaitu sektor perdagangan dan reparasi, jasa lainnya, hotel dan restoran, konstruksi serta perumahan, kawasan industri dan perkantoran.

Kelima investasi tersebut antara lain sektor perdagangan dan reparasi 865 proyek, jasa lainnya 531 proyek, hotel dan restoran 274 proyek, konstruksi serta perumahan 255 proyek dan Kawasan industri dan perkantoran 126 proyek. (*)