Pertama Kalinya FLS3N SMA, SMK dan MA Disatukan

Festival memperlombakan 16 jenis lomba.

Pertama Kalinya FLS3N SMA, SMK dan MA Disatukan
Peserta lomba jurnalistik FLS3N Kebumen. (nanang w hartono/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KEBUMEN -- Untuk pertama kalinya Festival Lomba Seni Siswa Nasional digelar dengan peserta siswa SMA, SMK dan MA disatukan. Pada festival tingkat Kabupaten Kebumen, SMA Negeri 1 Kebumen meraih juara umum, setelah meraih juara 1 pada lima jenis yang dilombakan, Selasa pekan lalu.

Ketua Panitia Pelaksana FLS3N Kabupaten Kebumen, Slamet Pramono, Senin (4/5/2026), menjelaskan sebelumnya FLSN tingkat SLTA secara terpisah. Mulai tahun ini, FLS3N peserta siswa SMA, SMK dan MA, berlomba jadi satu.

Panitia Pelaksana menunjuk dewan juri guru bidang studi lomba, praktisi dan seniman serta wartawan. Guru seni dan sastra yang dipercaya menjadi juri, tidak ada guru SMA, SMK dan MA. Keputusan ini untuk menghindari konflik kepentingan dengan sekolah peserta. "Integritas juri kami tekankan," kata Slamet.

Festival memperlombakan 16 jenis lomba, peserta dari SMA Negeri 1 Kebumen meraih juara 1 pada empat jenis lomba. Lima lomba yang dimenangkan SMA Negeri 1 Kebumen yaitu Solo Gitar, Tari Kreasi, Vokal Putra dan Musik Tradisional.

Cipta lagu

Adapun Lomba Komik juara 1 SMA Negeri Karanganyar, lomba Vokal Putra juara 1 peserta dari SMA Negeri 1 Gombong, lomba Cipta Lagu juara 1 SMA Negeri Ayah, lomba Cerpen juara 1 SMA Negeri Gombong, lomba Kriya juara 1 SMAN 1 Klirong, lomba Desain Poster juara 1 SMA Negeri Karanganyar.

Kemudian, lomba Baca Puisi juara 1 SMK Ma'arif 1 Kebumen, lomba Jurnalistik juara 1 SMAN 2 Kebumen, lomba Cipta Puisi juara 1 SMAN 1 Pejagoan, lomba Fotografi juara 1 SMK Ma'arif 1 Kebumen dan lomba Film Pendek juara 1 SMAN 1 Prembun.  Lomba Monolog juara 1 SMK Negeri 1 Kebumen. "Setiap jenis lomba diambil juara 1 sampai juara harapan 3, merata sekolah yang memperoleh juara,” kata Slamet Pramono.

Pada lomba jurnalistik, panitia pelaksana menerima 35 pendaftar dari 35 SMA, SMK dan MA. Saat pelaksanaan lomba, 24 peserta mengikuti lomba menulis feature. Panitia menyediakan satu peserta satu komputer.

Selama lomba, dua jam akses komputer di ruangan menulis feature ditiadakan sehingga peserta menulis feature berdasarkan apa yang diingat dari liputan mereka, sebelum pelaksanaan lomba. (*)