Donor Darah Berhadiah Terbang Keliling Yogyakarta

Para pendonor berkesempatan mengikuti undian terbang gratis mengelilingi Yogyakarta.

Donor Darah Berhadiah Terbang Keliling Yogyakarta
Donor darah Jogja Flying Club di Hotel Paku Mas, Sabtu (20/6/2026). (yvesta putu ayu palupi/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Kegiatan donor darah biasanya identik dengan tenda sederhana atau aula serbaguna. Namun, suasana berbeda dikemas oleh Jogja Flying Club dalam aksi kemanusiaan yang digelar di Hotel Paku Mas Yogyakarta, Sabtu (20/6/2026).

Tak hanya mengajak masyarakat berbagi setetes darah, komunitas penerbangan ini juga menawarkan pengalaman langka berupa kesempatan terbang gratis mengelilingi Yogyakarta menggunakan pesawat ringan.

"Memasuki penyelenggaraan tahun keempat, Jogja Flying Club mencoba menghadirkan konsep yang lebih menarik untuk meningkatkan minat masyarakat mendonorkan darah. Salah satunya dengan memberikan hadiah undian joy flight bagi para pendonor," kata Leobert Sundriyo, anggota Jogja Flying Club, di sela acara.

Dia mengatakan kegiatan tersebut merupakan perpaduan antara misi sosial dan upaya memperkenalkan dunia dirgantara kepada masyarakat. "Kali ini kami mengadakan sayembara untuk meningkatkan antusiasme masyarakat yang datang. Para pendonor berkesempatan mengikuti undian terbang gratis mengelilingi Yogyakarta," katanya.

Dipilih acak

Menurut owner Hotel Paku Mas tersebut, selama ini masyarakat lebih mengenal penerbangan melalui maskapai komersial. Padahal, ada pengalaman berbeda yang bisa dirasakan melalui pesawat ringan atau microlight.

Pemenang undian dipilih secara acak. Satu orang yang beruntung nantinya diajak menikmati penerbangan selama sekitar 15 menit dengan rute mengitari Yogyakarta dan lepas landas dari Lanud Adisutjipto.

"Kalau terbang dengan pesawat ringan, sensasinya berbeda. Kita terbang lebih rendah sehingga pemandangan bisa terlihat lebih jelas dan terbuka. Harapannya masyarakat semakin tertarik dengan potensi kedirgantaraan Indonesia," ujarnya.

Penyelenggara juga mengubah suasana donor darah agar lebih nyaman. Jika biasanya donor dilakukan di tenda atau gedung serbaguna, kali ini masyarakat diajak mendonorkan darah di Hotel Paku Mas dengan suasana santai dan fasilitas coffee break.

Stok darah

Di balik konsep yang lebih segar tersebut, tujuan utamanya tetap sama, yakni membantu memenuhi kebutuhan stok darah bagi masyarakat yang membutuhkan.

"Kami ingin memberikan suasana yang berbeda dan lebih menyenangkan. Dengan suasana yang nyaman, kami berharap masyarakat semakin tertarik untuk berdonor dan pada akhirnya dapat membantu PMI memenuhi kebutuhan darah," ungkapnya.

Kegiatan sosial ini juga mendapat dukungan dari Akademi Angkatan Udara (AAU). Kepala Penelitian dan Pengabdian Masyarakat AAU, Kolonel Pasukan Iwan Setiawan, hadir mewakili Gubernur AAU dan menegaskan donor darah merupakan salah satu bentuk nyata kepedulian terhadap sesama.

"Setetes darah akan memberikan dampak yang luar biasa bagi penerimanya. Hal ini berkaitan erat dengan nilai kemanusiaan," katanya.

Memberi manfaat

Menurut Iwan, mencari pendonor darah bukanlah perkara mudah. Karena itu, keterlibatan komunitas dan masyarakat menjadi faktor penting dalam menjaga ketersediaan darah.

Dia mengajak warga Yogyakarta untuk semakin aktif mengikuti kegiatan donor darah. "Saya harapkan seluruh masyarakat Yogyakarta berbondong-bondong mengikuti kegiatan donor darah seperti ini. Semoga apa yang kita amalkan dan donorkan dapat memberikan manfaat bagi orang lain," ujarnya.

Meski hadir seorang diri mewakili AAU, Iwan mengatakan informasi mengenai kegiatan tersebut akan disampaikan kepada seluruh personel Akademi Angkatan Udara agar semakin banyak anggota yang tergerak menjadi pendonor.

Bagi Iwan, donor darah bukanlah hal baru. Saat bertugas di Bandung selama hampir tiga tahun, dia rutin mendonorkan darah setiap enam bulan sekali.

Kemanusiaan

Apresiasi terhadap kegiatan tersebut juga datang dari Ketua PIA Ardhya Garini Cabang 8/D.II Lanud Adisutjipto, Mia Toto Ginanto. Dia menilai Jogja Flying Club telah menunjukkan komunitas hobi pun dapat berkontribusi besar bagi kemanusiaan.

"Di sela-sela kesibukan klub, mereka tetap menyempatkan diri menjalankan misi sosial kemanusiaan melalui kegiatan donor darah ini. Mudah-mudahan ke depan kegiatan seperti ini bisa lebih sering dilakukan dan menjadi inspirasi bagi klub-klub lainnya," kata Mia.

Menurutnya, setetes darah yang tampak sederhana sesungguhnya memiliki arti besar bagi orang-orang yang membutuhkan. Kegiatan yang melibatkan komunitas seperti ini juga dinilai dapat membantu PMI dalam menghimpun lebih banyak kantong darah.

"Mudah-mudahan PMI sangat terbantu dalam mengumpulkan lebih banyak kantong darah melalui komunitas-komunitas yang ada di Yogyakarta. Sekali lagi, terima kasih untuk Jogja Flying Club," ujarnya. (*)