Pensiun, Seorang ASN Dinsos P3APPKB Klaten Masih Bawa Kendaraan Dinas

Padahal motor itu inventaris Pemprov Jawa Tengah. Kami sudah datang ke rumahnya tapi tidak ada, kirim surat juga tidak ada tanggapan.

Pensiun, Seorang ASN Dinsos P3APPKB Klaten Masih Bawa Kendaraan Dinas
Kepala Dinsos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti SE. (masal gurusinga/koranbernas.id)

KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Seorang pensiunan Aparatur Sipil Negara (ASN) Dinas Sosial Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (Dinsos P3APPKB) Klaten belum mengembalikan kendaraan dinas yang dibawanya.

Pensiunan bernama Joko S tersebut merupakan warga Desa Sabrang Kecamatan Delanggu Kabupaten Klaten. Dia pensiun awal tahun ini sedangkan kendaraan dinas yang belum dikembalikan jenis Sepeda Motor Win nopol H 9986 GG.

Pihak Dinsos P3APPKB Klaten telah beberapa kali meminta pertanggungjawaban terhadap kendaraan dinas tersebut, baik dengan mendatangi langsung rumahnya maupun melalui surat, namun tetap saja tidak pernah ketemu.

Kepala Dinsos P3APPKB Klaten, Puspo Enggar Hastuti SE, saat dikonfirmasi terkait permasalahan tersebut menyatakan benar sepeda motor dinas tersebut belum dikembalikan.

Tidak di rumah

"Belum dikembalikan juga. Orangnya tidak pernah di rumah dan barangnya (sepeda motornya) juga tidak ada," kata Puspo saat dikonfirmasi usai acara penyerahan BLT DBHCHT tahun 2025 di Pendopo Pemkab Klaten, Jumat (14/11/2025) sore.

Senada diungkapkan staf Dinsos P3APPKB Klaten lainnya. Menurutnya, yang bersangkutan purnatugas awal tahun lalu. Namun, sepeda motor dinas jenis Honda Win tersebut belum dikembalikan alias masih dibawa.

"Sampai sekarang belum dikembalikan. Padahal motor itu inventaris Pemprov Jawa Tengah. Kami sudah datang ke rumahnya tapi tidak ada, kami kirim surat juga tidak ada tanggapan," ujar staf Dinsos P3APPKB Klaten.

Sementara itu, salah seorang tetangga Joko saat dikonfirmasi mengatakan tetangganya itu jarang di rumah karena dicari banyak orang. Dia juga merasa heran mengapa sifat tetangganya itu tidak berubah.

Bantuan motor

Di Desa Sabrang, kata dia, Joko juga sempat diminta pertanggungjawaban oleh warga terkait keberadaan bantuan sepeda motor roda tiga untuk mengangkut sampah yang hingga kini tidak tahu keberadaannya.

"Iya, itu bantuan tahun 2018, ada motor roda tiga merk Happy warna hijau untuk mengangkut sampah. Sampai sekarang juga tidak tahu keberadaan motor itu," ujarnya. (*)