Pelajar se-DIY Diajak Membangun Budaya Damai
Fenomena kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian publik di Daerah Istimewa Yogyakarta.
KORANBERNAS.ID, YOGYAKARTA -- Ruang Kolaborasi Pemuda (RKP) DIY menggelar Dialog Pelajar DIY: Aksi Bersama untuk Ruang Aman -- Memutus Mata Rantai Kenakalan Remaja demi Masa Depan Pelajar Jogja, Sabtu (9/5/2026) sore di Sugara Milk Yogyakarta.
Acara itu diikuti ratusan pelajar dari berbagai SMA, SMK dan SMP negeri maupun swasta se-DIY. Sebagai narasumber, Sukamta selaku Wakil Ketua Komisi I DPR RI, Diyah Puspitarini selaku Komisioner KPAI serta Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto selaku Dir Binmas Polda DIY.
Ketua RKP DIY, Muhamad Asruri Faishal Alam, mengatakan fenomena kenakalan remaja yang belakangan menjadi perhatian publik di Daerah Istimewa Yogyakarta mendorong lahirnya ruang dialog kolaboratif bagi pelajar.
"Ini adalah wadah diskusi bagi pelajar untuk bertukar gagasan, membangun solidaritas, serta mencari solusi bersama terhadap persoalan kenakalan remaja yang semakin kompleks di era digital. Kita lihat saat ini kekerasan antarpelajar maupun perundungan meningkat. Ini sebuah kegelisahan bagi kita semua dan harus diatasi bersama," kata Faishal.
Ekosistem sehat
Sedangkan Sukamta mengatakan perlu adanya ekosistem yang sehat bagi generasi muda. Mereka membutuhkan ruang mencari jati diri dan bertemu teman sebayanya untuk bersama mencari pengalaman. "Jadi bukan di jalanan, aksi kekerasan, geng dan lainnya serta bukan hanya di ruang digital mereka bertemu," kata politisi PKS tersebut.
Sesungguhnya persoalan kenakalan remaja bukan sekadar pelanggaran aturan, melainkan gejala sosial yang menunjukkan perlunya ekosistem yang sehat.
Semua pihak harus mendukung tumbuh kembang anak muda secara positif dan membangun lingkungan yang sehat. “Mulai keluarga, sekolah, masyarakat dan pemerintah harus membahu mewujudkan hal tersebut," katanya.
Sementara itu Diyah Puspitarini menyampaikan pentingnya perlindungan anak dan kesehatan mental remaja di tengah perkembangan teknologi dan tekanan sosial yang semakin tinggi.
Aman dan nyaman
Sependapat, Kombes Pol Bagiyo Hadi Kurniyanto mengajak pelajar untuk membangun budaya damai, menjauhi kekerasan dan aktif menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman.
Sebagai bentuk komitmen bersama, dari kegiatan ini lahir “Deklarasi Pelajar Yogyakarta untuk Ruang Aman”, yang berisi ajakan kepada seluruh pelajar DIY menolak kekerasan, perundungan, tawuran, penyalahgunaan narkoba serta membangun budaya saling menghormati dan peduli sesama. (*)
Sariyati Wijaya
