Kelompok Wanita Tani Belajar Digital Marketing
Membekali warga dengan keterampilan menciptakan produk bernilai ekonomi tinggi.
KORANBERNAS.ID, SLEMAN -- Kelompok Wanita Tani (KWT) Sewagati, Pasekan Gamping Kabupaten Sleman memperoleh pelatihan pembuatan ecoprint dan digital marketing oleh tim dari Program Studi Akuntansi Universitas Mercu Buana Yogyakarta (UMBY) yang melaksanakan kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM).
Kepala Biro Kerjasama dan Humas UMBY, Widarta MM CDMP, dalam siaran pers ke redaksi koranbernas.id, Minggu (10/5/2026), menjelaskan kegiatan telah dilaksanakan Minggu (3/5/2026) lalu.
"Kegiatan difokuskan pada dua aspek utama yakni produksi kreatif ramah lingkungan melalui teknik ecoprint dan penguatan strategi pemasaran digital," kata Widarta.
Pelatihan pembuatan ecoprint diketuai oleh Dr Ni Luh Gde Ana Pertiwi dengan anggota Dr Rochmad Bayu Utomo dan Dr Desak Putu Putri Maharani.
Nilai tambah
"Kami ingin masyarakat mampu menciptakan produk kreatif berbasis ramah lingkungan sekaligus memiliki kemampuan memasarkannya secara efektif di era digital. Sinergi antara inovasi produk dan strategi pemasaran diharapkan dapat meningkatkan nilai tambah ekonomi masyarakat secara berkelanjutan," ujarnya.
Dalam sesi ecoprint, UMBY menghadirkan narasumber ahli Ni Made Santi Udiyani S Ds M Ds dari ISI Denpasar Bali. Para peserta diajak mempraktikkan langsung teknik cetak alami dengan memanfaatkan berbagai jenis daun yang mudah ditemukan di lingkungan sekitar.
Para anggota KWT juga dibekali ilmu pemasaran digital. Pelatihan digital marketing diketuai oleh Dr Desak Putu Putri Maharani dengan anggota M Budiantara M Si Ak CA dan Dr Ni Luh Gde Ana Pertiwi. Pelatihan ini difokuskan pemanfaatan media digital sebagai sarana pemasaran produk UMKM.
Antusiasme terlihat dari 20 anggota KWT Sewagati yang hadir. Salah seorang peserta, Wahyuniatun, mengaku mendapat wawasan baru yang praktis. "Pelatihan ecoprint ini sangat menarik karena kami bisa langsung praktik dan melihat hasilnya. Selain itu, kami juga jadi tahu bagaimana cara memasarkan produk melalui media digital, yang sebelumnya belum pernah kami pelajari," ungkapnya.
Peralatan produksi
Apresiasi serupa disampaikan Ketua KWT Sewagati, Sumarni. Dia berharap kerja sama dengan akademisi UMBY ini tidak berhenti di sini.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan usaha anggota KWT Sewagati, tim pengabdian masyarakat juga menyerahkan berbagai peralatan penunjang produksi dan pemasaran. (*)
Sariyati Wijaya
