Bupati Klaten Ingatkan OPD Jangan Mengorbankan Kualitas Pekerjaan
Aturan bergantinya cepat sekali. Terkadang hari ini begini, besok berubah lagi.
KORANBERNAS.ID, KLATEN -- Rapat Koordinasi Pelaksanaan Kegiatan (Rakorlak) Kabupaten Klaten tahun 2026 dilaksanakan di Pendopo Pemkab, Senin (25/5/2026). Pada acara yang diselenggarakan Bagian Administrasi dan Pembangunan Setda Klaten itu, Bupati Hamenang Wajar Ismoyo mengingatkan agar kegiatan sebisa mungkin dilaksanakan sesuai perencanaan dan tepat waktu. Di satu sisi mengejar waktu tapi di sisi lain jangan sampai mengorbankan kualitas pekerjaan.
Dia berharap petugas teknis khususnya pengawas kegiatan lebih teliti lagi mengawasi pekerjaan-pekerjaan yang dilaksanakan pihak internal maupun pihak ketiga. Jangan sampai ada pekerjaan yang kualitasnya kurang baik justru menimbulkan permasalahan.
Kemudian, bupati juga menyampaikan bagaimana peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) dan pemahaman kaitannya perkembangan regulasi.
"Kita tahu aturan itu bergantinya cepat sekali. Terkadang hari ini begini, besok sudah berubah lagi yang kemudian menimbulkan beberapa permasalahan. Di sinilah pentingnya kita duduk bareng antar OPD," katanya.
Bervariasi
Terkait laporan pelaksanaan Rakorlak Kegiatan tahun 2026, bupati menyampaikan capaian kegiatan fisik bervariasi, bahkan ada yang range-nya cukup jauh.
Ada kegiatan yang sudah 100 persen, ada juga yang hampir selesai di angka 75 hingga 90 persen, tapi masih banyak juga di angka 1 hingga 25 persen. Kegiatan itu termasuk 10 program prioritas di DPU PR, Dinas Perhubungan, Dinas Lingkungan Hidup dan Dinas Kebudayaan Pemuda Olahraga Pariwisata (Porapar). Data per 18 Mei 2026, jumlah paket kegiatan ada 37, selesai 26 dan sisa 11 paket.
Dalam laporannya, Kepala Bagian Administrasi dan Pembangunan, Widowati, menyampaikan maksud dan tujuan Rakorlak tahun 2026 untuk pemaparan pelaksanaan program dan kegiatan sampai dengan 30 April 2026 dan mengevaluasi pelaksanaan kegiatan.
Selain itu, juga mengidentifikasi secara dini dan mengantisipasinya permasalahan yang dihadapi yang dapat diambil langkah-langkah pencegahan (koreksi) sehingga kegiatan pelaksanaan pembangunan dapat dilaksanakan tepat waktu, berkualitas sesuai sasaran dan target yang telah ditetapkan.
Mencari solusi
Sebelumnya, tim pengendali program telah melaksanakan pra-rakorlak berupa desk pengendalian bersama perangkat daerah di bawah koordinasi masing-masing asisten guna memantau progres pelaksanaan program dan kegiatan serta mencari solusi atas kendala yang dihadapi.
Widowati menambahkan, capaian pelaksanaan APBD tahun 2026 sampai dengan 30 April yakni 456 program, 968 kegiatan, 2.939 sub-kegiatan, target fisik 34,13 persen, realisasi fisik 35,41 persen, deviasi +1,28 persen dan penyerapan anggaran belanja langsung 19 persen. (*)
Masal Gurusinga
