Wujudkan Birokrasi Modern, Sekjen ATR/BPN Beri Penghargaan Satker Pengelola Kearsipan Terbaik 2026
Sekjen Kementerian ATR/BPN Dalu Agung Darmawan berikan penghargaan Satker pengelola kearsipan terbaik 2026. Simak daftar pemenang dan strategi transformasi digitalnya di sini
KORANBERNAS.ID, JAKARTA--Ketertiban administrasi dan kearsipan kini bukan lagi sekadar urusan tumpukan dokumen, melainkan jantung dari Reformasi Birokrasi yang akuntabel. Guna memacu semangat tersebut, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Dalu Agung Darmawan, secara resmi memberikan penghargaan kepada satuan kerja (Satker) dengan pengelolaan kearsipan terbaik tahun 2026.
Penghargaan yang diserahkan dalam acara Webinar Kearsipan Tahun 2026 di Jakarta, Rabu (06/05/2026) ini, menjadi simbol apresiasi sekaligus pengingat bagi seluruh jajaran kementerian untuk terus meningkatkan standar layanan melalui tata kelola arsip yang mumpuni.
Arsip Sebagai Pilar Pengambilan Keputusan
Dalam arahannya, Dalu Agung Darmawan menegaskan bahwa budaya tertib arsip memiliki korelasi langsung terhadap kualitas layanan publik dan integritas organisasi.
“Penilaian ini adalah bagian integral dari Reformasi Birokrasi. Saya harap ini menjadi pemantik perbaikan. Satker yang nilainya masih kurang harus belajar dari mereka yang sudah mencapai hasil signifikan,” tegas Dalu Agung Darmawan.
Lebih lanjut, ia menyoroti pentingnya transformasi digital. Ke depan, Kementerian ATR/BPN berkomitmen memperkuat infrastruktur kearsipan berbasis digital dengan sistem arsip elektronik yang terintegrasi untuk menjawab tantangan hukum dan kebutuhan organisasi yang semakin dinamis.
Apresiasi diberikan dalam beberapa kategori bergengsi. Di tingkat pusat, Sekretariat Inspektorat Jenderal dan Sekretariat Ditjen Tata Ruang sukses memborong penghargaan sebagai unit kearsipan terbaik.
Sementara di tingkat daerah, persaingan ketat terlihat pada kategori Monitoring dan Evaluasi Indikator Layanan Umum Tata Naskah. Kanwil BPN Provinsi Sumatera Selatan memimpin di kategori Unit Kearsipan II. Menariknya, wilayah DI Yogyakarta menunjukkan dominasi kuat di kategori Unit Kearsipan III, di mana Kantor Pertanahan Kabupaten Kulonprogo, Bantul, Sleman, hingga Gunungkidul berhasil masuk dalam jajaran penerima penghargaan.
Tak hanya soal administratif, kreativitas dalam sosialisasi kearsipan juga mendapat panggung. Kantan Kota Palembang dan Kanwil BPN Provinsi Lampung sukses menyabet penghargaan video kearsipan terbaik, membuktikan bahwa edukasi administrasi bisa dikemas secara menarik dan modern.
Acara penyerahan penghargaan ini juga dihadiri oleh Kepala Arsip Nasional Republik Indonesia (ANRI), Mego Pinandito. Sinergi ini diharapkan mampu membawa Kementerian ATR/BPN menjadi garda terdepan dalam pengelolaan data pertanahan dan tata ruang yang transparan serta mudah diakses oleh masyarakat luas. (*)
Siaran Pers
