Mahasiswa Ingin Ada Evaluasi Program MBG agar Sesuai Tujuan
Tujuan program tersebut untuk memperkuat ketahanan ekonomi melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga, penciptaan lapangan kerja dan stabilisasi harga pangan.
KORANBERNAS.ID, JAKARTA -- Konfederasi Gerakan Mahasiswa Indonesia menginginkan adanya evaluasi terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dijalankan oleh Badan Gizi Nasional (BGN).
Ini dimaksudkan agar program tersebut sesuai dengan tujuan awal yakni meningkatkan status gizi dan kesehatan masyarakat khususnya pada kelompok rentan seperti anak-anak, ibu hamil dan ibu menyusui, serta menurunkan angka malnutrisi dan stunting.
Tujuan program tersebut untuk memperkuat ketahanan ekonomi melalui pengurangan beban pengeluaran rumah tangga, penciptaan lapangan kerja dan stabilisasi harga pangan. Selain itu, MBG diharapkan dapat meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan mendukung pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
Wahil Hamdi selaku Presidium Konfederasi Gerakan Mahasiswa Indonesia melalui siaran pers ke koranbernas.id, Minggu (10/8/2025) malam, mengatakan perlunya dilakukan audit oleh pihak yang berwenang.
Pengawasan
Konfederasi Gerakan Mahasiswa Indonesia juga menyatakan adanya keluhan dari orang tua murid dan guru mengenai kualitas makanan yang disediakan. Dari beberapa laporan, ada makanan basi dan tidak higienis sehingga menimbulkan gejala keracunan pada siswa.
BPOM juga melaporkan total ada 17 kejadian gejala keracunan makanan dari program tersebut pada sepuluh provinsi hingga pertengahan Mei 2025 dan masih muncul kejadian serupa. Ini perlu dilakukan evaluasi dan pengawasan yang lebih ketat.
Konfederasi Gerakan Mahasiswa Indonesia juga telah melakukan aksi di Gedung Badan Gizi Nasional Kompleks Kementerian Pertanian Jakarta Selatan, Kamis (7/8/2025) silam. (*)
Sariyati Wijaya
