​​​​Solusi Cerdas Urus Tanah Tanpa Cuti, Warga Tagih BPN Perbanyak Layanan PELATARAN

Program PELATARAN BPN jadi solusi warga urus sertipikat tanah di hari Sabtu-Minggu. Simak testimoni warga Palembang & Deli Serdang yang terbantu layanan ini

​​​​Solusi Cerdas Urus Tanah Tanpa Cuti, Warga Tagih BPN Perbanyak Layanan PELATARAN
Suasana pelayanan di Kantor Pertanahan. (istimewa)

​KORANBERNAS.ID, PALEMBANG–Kesibukan di hari kerja bukan lagi alasan untuk menunda pengurusan sertipikat tanah. Melalui program Pelayanan Tanah Akhir Pekan (PELATARAN), Kementerian ATR/BPN sukses memikat hati masyarakat dengan membuka loket di hari Sabtu dan Minggu. Namun, saking bermanfaatnya, kini warga mulai meminta agar jenis layanan di akhir pekan tersebut ditambah.

​Program PELATARAN dirancang khusus bagi mereka yang tak sempat menyambangi Kantor Pertanahan (Kantah) pada Senin hingga Jumat. Inovasi ini menjadi angin segar bagi para pekerja kantoran dan warga dengan mobilitas tinggi yang ingin mengurus aset mereka tanpa harus mengorbankan jam kerja.

​Urus Sertipikat Tak Perlu Bolos Kerja

​Novalianto, seorang karyawan swasta di Palembang, mengakui bahwa layanan akhir pekan ini adalah jawaban atas kendala waktu yang dialaminya selama ini.

​“BPN buka Sabtu ini sangat membantu. Untuk orang seperti saya yang Senin sampai Jumat bekerja, Sabtu adalah waktu yang tepat untuk mengurus keperluan sertipikat,” ujarnya saat ditemui di loket pelayanan.

​Meski puas dengan kecepatan petugas, Novalianto berharap menu layanan PELATARAN bisa diperluas.

“Sejauh ini sudah baik, mungkin ke depannya jenis pelayanannya bisa ditambah lagi di hari Sabtu agar semua urusan tuntas sekali jalan,” tambahnya.

​Apresiasi dari Deli Serdang: Ramah dan Cepat

​Testimoni positif juga datang dari wilayah Sumatera Utara. Puji Lesmana, warga Kabupaten Deli Serdang, sengaja memanfaatkan hari libur untuk mengambil sertipikat tanah yang telah selesai diproses. Ia mengaku terkesan dengan keramahan petugas yang tetap sigap melayani meski di hari libur.

​“Pelayanannya ramah, cepat, dan dilayani dengan baik. Harapan saya, BPN semakin baik lagi melayani masyarakat dengan sepenuh hati,” ungkap Puji.

​Hal senada disampaikan Astuti Damayanti, seorang ibu rumah tangga. Bagi Astuti, PELATARAN memberikan kesempatan bagi ia dan suaminya untuk mengurus dokumen penting secara bersama-sama tanpa terburu-buru.

“Ini memudahkan saya dan suami untuk mengambil sertipikat di hari libur. Semoga ke depannya terus dikembangkan,” tuturnya.

​Menjawab Tantangan Zaman

​Kehadiran PELATARAN membuktikan bahwa birokrasi kini semakin adaptif terhadap kebutuhan masyarakat urban. Harapan warga agar layanan ini terus ditambah cakupannya menjadi tantangan sekaligus bukti bahwa kepercayaan publik terhadap Kementerian ATR/BPN terus meningkat.

​Dengan pengelolaan yang tertib dan inovasi yang berkelanjutan, impian masyarakat untuk mendapatkan layanan pertanahan yang praktis, transparan, dan “anti-ribet” kini bukan lagi sekadar wacana. (*)